Tak kunjung Muscam, Tokoh Pemuda Kemang Pertanyakan Keseriusan DPK KNPI

Berita Hari ini1.1K views

 

Kemang – Tokoh Pemuda kabupaten Bogor bagian Utara, alwy asparin mempertanyakan keseriusan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kemang yang tak kunjung menggelar muscam.

Menurutnya, sebagai salah satu organisasi yang mewadahi OKP, tentunya KNPI sangat penting untuk mengembangkan dan menggali potensi pemuda maupun OKP yang bernaung di dalamnya, untuk kemudian memaksimalkan perannya sebagai generasi penerus bangsa.

“Terlebih dalam situasi Pandemi Covid-19 yang hari ini semakin memprihatinkan, kehadiran pemuda sangat dibutuhkan untuk menekan angka peningkatan kasus Covid-19,” kata dia, Rabu (1/12).

Ia menyebut, situasi covid-19 ini, peran pemuda sangat dibutuhkan sehingga percepatan muscam pun dianggap penting bagi pemuda di kecamatan Kemang.

“Dalam menghadapi situasi hari ini, tentu harus ada upaya ekstra yang dilakukan, dan pemuda menjadi salah satu lumbung kekuatan ide dan pemikiran untuk kemudian dituangkan dalam gerakan nyata, tentunya dengan kolaborasi apik dengan berbagai pihak,” paparnya.

Lebih lanjut, aktivis pemuda yang akrab disapa kentang ini juga berharap KNPI tingkat kecamatan bisa lebih memaksimalkan perannya untuk bahu-membahu memberikan kontribusi terhadap masyarakat sekitar.

“Sebagai salah satu wadah pemuda dan OKP, saya sangat berharap KNPI tingkat kecamatan yang sifatnya bersentuhan langsung dengan masyarakat bisa lebih berperan aktif entah itu dalam mengembangkan potensi maupun dalam menghadapi Pandemi dan bukan alasan, “tambahnya.

Namun, ia menyebut keseriusan DPK KNPI kecamatan Kemang tidak betul-betul pada jiwa pemuda yang sesungguhnya yang memperlambat gelaran muscam KNPI kecamatan Kemang.

“Sebagian besar DPK KNPI sudah mendapat surat untuk melaksanakan Muscam karena status SK yang sudah habis, namun di DPK KNPI kemang belum juga digelar Muscam,” katanya

Dengan muscam ini, lanjutnya, Ia berharap dengan adanya restrukturisasi kepengurusan bisa meningkatkan langkah dan gerak organisasi yang beberapa waktu kemarin genap berusia 48 tahun ini.

“Tentu hal ini merupakan hal yang harus segera ditindak lanjuti, khususnya oleh PK yang memang sudah habis masa periodenya. Agar kemudian lahir kepengurusan baru yang diharapkan bisa lebih maksimal dan berperan aktif untuk kepentingan masyarakat luas. Karena saya yakin, tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor tidak kekurangan sosok pemuda yang bisa membawa warna dan nuansa baru untuk menjalankan roda organisasi.” Pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *