BOGORONLINE.com – Bunder Lab yang berlokasi di Desa Gunung Bunder 2, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, menawarkan destinasi agro edukasi wisata. Di kawasan ini, pengunjung bisa menikmati suasana asri dan sejuknya udara pengunungan sambil menyantap makanan dan minuman.
Serunya, pengunjung di Bunder Lab juga bisa menggali ilmu tentang pertanian mulai konvensional hingga modern serta mempelajari tentang pengelolaan sampah organik dan anorganik.
Serunya lagi, pengunjung yang bosan bermalam di tempat penginapan bisa kemping menyatu dengan alam dan pengalaman menunggangi kuda mengitari kawasan Bunder Lab.
Pemilik Bunder Lab, Kasih Hanggoro mengatakan, sebelumnya kawasan ini sudah belasan tahun merupakan peternakan kuda khususnya sports horse. Namun sejak tiga tahun lalu dialihkan ke Jakarta dan kawasan ini dimanfaatkan menjadi agro edukasi wisata.
“Wisata alam dimana-mana sama, di sini yang tidak ada di tempat lain waste management systems, kita mengundang Bank Sampah Budi Luhur yang disebut Klinik Soan. Pengujung yang datang ke sini semoga bisa mengelola sampah dengan baik. Jadi ada edukasinya, itu yang paling penting,” ujarnya, Jum’at (4/2/2022).
Selain itu, kata Hanggoro, seperti destinasi wisata lainnya, Bunder Lab juga memiliki pemandangan yang indah dan resto. Menariknya, resto ini sebelumnya merupakan istal yang ditata rapi tanpa mengubah bangunan aslinya. Makanan yang disajikan pun dari sayuran segar hasil pertanian hidroponik dan urban farming.
“Jadi sayur-sayuran fresh yang dimakan nanti, dan sayur-sayuran itu bisa kita ambil sendiri di kebun. Ini yang paling penting dari edukasi itu sendiri. Iya, kita buat ini sebagai laboratorium kehidupan, supaya orang pulang dari sini punya inspirasi untuk hidupnya lebih baik,” tandas Hanggoro.
Manager Resto Bunder Lab, Lia Dahlia menambahkan, Bunder Lab bisa dibilang paling strategis berada di antara Gunung Bunder 2 dan Gunung Sahari. Bunder Lab yang berdiri di atas lahan seluas 2 hektare ini dilengkapi fasilitas resto, camping ground, penginapan, kolam renang dan tak kalah penting wahana edukasi bagi pengunjung.
“Jadi semua sudah lengkap di sini dan soal biaya bisa dibilang cukup terjangkau dengan per orang Rp100 ribu sudah dapat semua, mulai makan, kolam renang dan penginapan. Di sini juga tidak dikenai tiket masuk hanya membayar tiket parkir saja,” kata Lia. (Hrs)






