BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan konsultasi publik dan sosialisasi Surat Izin Penggunaan dan Pemanfaatan Air (SIPPA) untuk mata air Kabandungan dan IPA Palasari yang berada di wilayah Kabupaten Bogor. Konsultasi publik ini dilakukan sebagai persyaratan untuk operasional mata air Kabandungan dan IPA Palasari.
Diketahui saat ini IPA Palasari masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan pada akhir Maret 2022 bisa selesai pembangunannya sehingga bisa mengalihkan air ke reservoir eksisting.
Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf mengatakan, pembangunan mata air Kabandungan, Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, hingga kini masih berproses. Mudah-mudahan akhir Maret 2022 bisa selesai dan mulai dialirkan ke reservoir eksisting. Ada beberapa pekerjaan dalam pembangunan mata air Kabandungan ini.
“Yaitu pembangunan broncaptering atau bak penampung mata air, bangunan pembagi dan pemasangan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU),” ungkap Ardani kepada wartawan pada Rabu (9/2/2022).
“Kemudian kemarin saya sempat ke lapangan untuk mengecek pengerjaan IPA Palasari, sekarang tengah tahap pengecoran broncaptering. InSaaAllah targetnya akhir Maret 2022 tercapai, bisa segera dialirkan ke reservoir eksisting,” tambahnya.
Ardani melanjutkan, untuk pembangunan, bangunan pembagi tengah dilakukan tahap penggalian. Sedangkan pembangunan mata air Kabandungan diringi pemasangan JDU untuk wilayah tersebut yang saat ini disebut tengah dalam proses tender.
“Saat ini untuk pipa JDU kurang lebih hampir 290 meter lagi, karena terkait perizinan yang di jalan utama. Kemarin sudah keluar izinnya, kalau bisa dilaksanakan pada malam hari karena itu daerah padat lalu lintas,” tuturnya.
Ardani menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan kepada PPK maupun pelaksana bahwa Perumda Tirta Pakuan berharap pembangunan mata air Kabandungan setidaknya bisa rampung dalam hal mengalirkan air ke reservoir eksisting. Terlepas bangunan pendukung seperti lanskap dan lain-lain, bisa dilaksanakan secara simultan.
“Begini, karena kontrak dari PPK (pembangunan) sampai akhir April. Dengan rampungnya mata air Kabandungan, Perumda Tirta Pakuan bisa melakukan penambahan pelanggan di zona 6 yang sejak tahun 2021 tidak ada penambahan,” jelasnya.
“Itu akan menambah kurang lebih 30 liter per detik. Diperkirakan ada penambahan 2.100 pelanggan. Secara umum kan target kami di tahun 2022 itu menambah jumlah pelanggan sebanyak 10.000 pelanggan,” pungkasnya. (*)





