BOGORONLINE.com – Jatiwangi art Factory (JaF), komunitas seni di wilayah Majalengka, Jawa Barat akan menjadi penyelenggara konferensi New Rural Agenda di Kassel, Jerman, sebagai bagian dari Documenta 15.
Menuju konferensi New Rural Agenda pada Juni 2022 mendatang, ada empat konferensi lokal di Indonesia yang diselenggarakan di berbagai wilayah berbeda. Perdana kongres Para Tanah diselenggarakan di Kota Bogor tepatnya Museum Tanah, Rabu (24/3/2022).
“Konferensi Para Tanah yang pertama yang kita rancang sebagai rangkaian menuju konferensi New Rural Agenda di Kassel nanti,” kata Penyelenggara Konferensi New Rural Agenda, Bunga.
Selanjutnya, ada konferensi Kepala Desa yang akan diselenggarakan di Jatiwangi. Kemudian konferensi Perempuan di Poso, Sulawesi Tengah dan konferensi Generasi Muda di Maumere, NTT.
Penyelenggaraan ini sebagai cara untuk melibatkan masyarakat lokal, pelaku budaya, dan aktivis akar rumput di dalam merumuskan agenda-agenda yang akan dibawa dan dipresentasikan di Kassel.
Pada konferensi Para Tanah dihadirkan juga berbagai material tanah yang dibawa dari berbagai wilayah di Indonesia dan dunia seperti tanah asal Ethopia, Kolumbia dan Amazon.
Ia mengatakan, konferensi Para Tanah ini ditasbihkan sebagai konferensi pembuka sebagai pernyataan bahwa aspek non-human merupakan bagian sentral dari konferensi New Rural Agenda nanti dengan akan melibatkan aspek inderawi untuk terhubung dengan material tanah yang beragam.
“Material tanah ini bisa berbicara banyak hal tentang agenda yang akan kita bawakan di Kassel. Jadi material tanah ini kami pilih sebagai representasi dari non human,” ujarnya.
Dalam konferensi New Rural Agenda nanti akan dihadiri oleh jaringan JaF di 13 negara atau yang disebut lumbung. Di luar lumbung, juga akan dihadiri komunitas-komunitas seni.
“Kami juga nanti akan mengundang UNESCO, pemerintah-pemerintah daerah serta pemerintah dari beberapa negara. Dan mereka akan menerima mandat hasil dari konferensi ini,” tandasnya. (Nai)





