BOGORONLINE.com-KLAPANUNGGAL
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI), bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Darat (PPSDMPD)
Studi banding ke PT. Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) , Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor Rabu (13/04/22).
Kepala Bidang Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemenhub Yok Suprobo menegatakan, kunjungan pihaknya saat ini
terkait transportasi darat angkutan barang berbahaya atau limbah B3 yang sesuai dengan regulasi oleh Pemerintah. Sistem transportasi darat untuk angkutan barang berbahaya, yang sudah dikumpulkan akan dijadikan sebagai kurikulum pembelajaran bersama.
“PPLI ini bisa menjadi tempat bersama- sama belajar,” katanya di lokasi.
Masih Yok menerangkan, pihakanya melihat dari apa yang diterangkan oleh perusaan, sudah cukup baik dalam pengelolaan angkutan barang. Sesuai dengan regulasi dan standar yang ada saat ini. Untuk menjadi contoh perusahaan pengelola limbah yang lain.
“Kepada PPLI apa yang sudah dijalankan terus dipertahankan kalau bisa lebih ditingkatkan lagi,” tambahnya.
Ditempat yang sama Transport Manajer PPLI Ade Bayu mengatakan, kedatangan
Kemenhub, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Darat (PPSDMPD). Dalam rangka belajar bersama pengelolaan transprotasi pengangkutan limbah di PPLI yang sesuai dengan regulasi dan rujukan untuk perusaahan lainya.
Dimana masih ia menambahkan, hasil dari belajar bersama hari ini nantinya oleh Kemenhub akan dijadikan kurikulum penyusunan standar pengangkutan limbah melalui darat. Apalagi masih ia menjelaskan, pihaknya beruntung Kemenhub mau belajar bersama sama dengan PPLI yang sampai saat ini tetap menjadi perusahaan pengelola limbah. Dengan berkomitmen menjadi yang terbaik dan selalu mengutamakan keselamatan bagi pekerja serta orang lain saat dijalan.
” PPLI akan terus berupaya menjadi perusaahan yang patuh terhadap regulasi” tambahnya.(rul)





