DPRD Jabar Dorong Realisasi Pelebaran Jembatan Otista

BOGORONLINE.com – Pembangunan jembatan Otto Iskandardinata (Otista) yang diusulkan Pemerintah Kota Bogor ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sepertinya akan terealisasi pada tahun 2023.

“Untuk rencana di 2023, sekarang sedang dalam pembahasan di dalam penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah). Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) juga sudah berjalan. Ya kita lihat nanti, karena prosesnya sedang berjalan,” ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat kepada awak media, Kamis (30/6/2022) di Kota Bogor.

Mantan wakil wali Kota Bogor itu menambahkan, bahwa pelebaran dan perbaikan jembatan tersebut sudah sempat dianggarkan beberapa tahun lalu. Namun hal tersebut tidak terealisasi mengingat waktu itu kondisi wabah Covid-19.

“(Jembatan) Otista kan sebetulnya sudah diusulkan (pada 2020). Cuma karena ada pandemi Covid-19 dan target pendapatan Jabar juga tidak tercapai, ya akhirnya tidak dianggarkan,” ungkapnya.

Politisi PKS itu mengakui pembangunan jembatan Otista harus tetap diperjuangkan untuk terealisasi. Ia berharap hal tersebut bisa dilakukan melalui wakil rakyat dapil terkait, dalam hal ini Kota Bogor.

Termasuk dirinya sebagai pimpinan DPRD Jabar akan berusaha mendorong agar kepadatan arus kendaraan yang terjadi lantaran ruas jalan yang menyempit pada jembatan Otista bisa teratasi.

“Harus diperjuangkan dan mudah-mudahan melalui dapil terkait, karena memang saya meskipun dari dapil Kabupaten Bogor, tapi sebagai pimpinan, saya akan mendorong terus jembatan Otista bisa dilebarkan agar tidak botleneck lagi,” ujar Ru’yat.

Diketahui, Pemkot Bogor mengusulkan bantuan keuangan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan jembatan Otista sebesar Rp52 miliar pada tahun 2023.

“Kami sudah berjuang minta bantuan anggaran ke pemerintah pusat tapi belum ada hasil. Sekarang sedang kami usulkan ke Pemprov Jabar, mudah-mudah masuk ke RKPD-nya Pemprov buat kegiatan tahun 2023,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, pelebaran dan perbaikan jembatan Otista merupakan usulan prioritas pertama dari 30 kegiatan yang diusulkan ke Pemprov Jabar. Bahkan Wali Kota Bogor Bima Arya, dikatakan Chusnul, sudah menindaklanjuti secara langsung kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil berkenaan jembatan Otista.

Untuk pembangunan jembatan Otista, Pemkot Bogor mengusulkan bantuan keuangan sebesar Rp52 miliar. Apabila usulan dimaksud disetujui, imbuhnya, pekerjaan sudah bisa dilaksanakan di tahun 2023.

“Jika disetujui, di akhir tahun ini kami proses lelang, dan tahun depan sudah jalan (pembangunan),” ujarnya.

Berkenaan konsep pembangunan jembatan Otista, terang dia, pihaknya telah menyiapkan dua desain pembangunan. Pertama adalah pelebaran jembatan, sedangkan yang kedua rekonstruksi jembatan.

“Kegiatan ini punya dua desain, pelebaran dan rekonstruksi. Nanti tergantung kondisi, jika bongkar total (rekonstruksi) harus ditutup total (jalan). Kita pertimbangkan dampaknya seperti apa. Jika lebih banyak dampaknya maka dipilih pelebaran jembatan,” tukasnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *