Peringati Tahun Baru Islam, Minaqu Santuni Puluhan Anak Yatim

BOGORONLINE.com – Raut wajah puluhan anak tampak semringah usai menerima sejumlah paket bantuan dari Minaqu Indonesia. Eksportir tanaman hias asal Kota Bogor ini menggelar acara santunan anak yatim di kantornya, Jumat (12/8/2022). Mereka sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1444 H.

Direktur Minaqu Indonesia, Yasmin Sanad menyampaikan bulan Muharam ini akan mengawali berbagai langkah dan usaha perusahaan ke depannya. “Di Tahun Baru Islam ini, Minaqu mencari keberkahan dengan berbagi bersama anak yatim piatu sekitar kantor. Karena Minaqu dibangun juga ada saham Allah SWT. Jadi CSR (Corporate Social Responsibility) juga harus nomor satu agar semua mendapat keberkahan, ridha dan Allah lancarkan semua usahanya,” terang Yasmin.

Bantuan tersebut disalurkan kepada anak-anak yatim di sekitar kantor Minaqu. Biasanya, kata Yasmin, kegiatan rutin setiap bulan ini dilakukan secara bergiliran di tiga kantor Minaqu. Namun kali ini santunan digelar di kantor yang berada di kawasan Ciapus.

Dalam acara santunan tersebut dirangkaikan dengan doa bersama anak yatim dan karyawan. Tak ketinggalan, cerita-cerita bersama anak yatim. Diakhir acara ditutup dengan doa dari ustadz yang juga diundang dalam acara tersebut dan foto bersama.

Menurut Yasmin, bantuan untuk anak-anak yatim itu juga akan menjadi doa tersendiri bagi perusahaannya. Ia yakin doa mereka menjadi “senjata” ampuh untuk keluar dari krisis perekonomian yang melanda negeri.

Dimana situasi perekonomian saat ini masih cukup menantang. Inflasi yang menguat dan perang Rusia-Ukraina juga sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekspor dari Minaqu. Beberapa strategi memang sudah dikerahkan Minaqu untuk mengatasi persoalan itu, termasuk dengan switch market maupun mengembangkan produk baru.

Yasmin bersyukur Minaqu masih bisa bertahan di tengah goncangan di dunia ekspor tersebut. Mereka juga tak surut untuk terus berbagi. “Justru harus semakin gencar (berbagi),” sambungnya.

Tak ketinggalan, Yasmin mengajak anak-anaknya ke kantor Minaqu untuk menanamkan kegiatan berbagi sejak dini. Dengan begitu, ia bisa mencontohkan bagaimana cara bersyukur paling sederhana. Bukan ketika kita punya segalanya, melainkan ketika kita mampu berbuat baik bagi sesama. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *