Pemkab Bogor Optimis Samisade Terserap 100 Persen, Kades Pinta Tak Lelet Lakukan Pencairan

Cibinong – Pemerintah Kabupaten Bogor mengaku optimis mampu menyerap anggaran bantuan infrastruktur desa alias Samisade sebesar Rp395 miliar dalam waktu tiga bulan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Teuku Mulya menyampaikan bahwa tinggal bagaimana para kepala desa memaksimalkan anggaran yang telah mereka ajukan, sebagai pengguna anggaran.

“Karena kami di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menilai, secara teknis pekerjaan teknis di lapangan itu bisa diselesaikan dalam waktu tiga bulan,” kata Teuku Mulya, sata dihubungi, Selasa (13/9/2022).

Sejauh ini, TAPD Kabupaten Bogor masih memiliki skenario pencairan Samisade dilakukan dalam dua tahap, sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 69 tahun 2022 yang baru saja diterbitkan.

“Tetap dua tahap. Tapi kan kita lihat juga nanti pelaksaan tahap satu seperti apa. Kami berharap pemerintah desa dapat melaksanakannya dengan baik. Terserap maksimal dan pelaporan penggunaannya juga baik,” kata Teuku Mulya.

Kendati demikian, Kepala Desa Cigudeg Andi Supriyadi mengaku dirinya mampu memaksimalkan program Samisade itu, namun dengan catatan pemerintah kabupaten Bogor bisa mencairkannya dengan cepat.

“In shaa Allah jika cairnya masih di bulan september ini pekerjaan bisa selesai di awal Desember dan bisa dikerjakan secara maksimal dengan catatan proses pencairan sisa 40 persen tahap keduanya tidak terlalu lama,” katanya.

Sebab, dirinya enggan jika program pembangunan infrastruktur desa itu malah molor dan menjadikan temuan lantaran pencairannya tidak cepat.

“Untuk pengajuan tahap pertama 60 persen dari total anggaran , bisa dikerjakan 25 sampai 35 hari , sisanya bisa 20 sampai 25 hari, setidaknya kita butuh 50 hari untuk menyelesaikan pekerjaan itu,” paparnya.

Karena, kata dia, anggaran yang diajukan untuk pembangunan infrastruktur di desanya cukup besar. Sehingga, percepatan pencairan Samisade sangat berpengaruh terhadap pembangunan infrastruktur yang dilakukan di wilayahnya dengan sisa 3 bulan.

“Kita mengajukan Rp1 Miliar untuk dua 2 pengerjaan, Rp700 juta untuk pembahasan jalan Cijengkol dan Rp300 juta untuk jalan Cicopong,” tukasnya.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *