BOGORONLINE.com – Bencana yang melanda di beberapa wilayah di Kota Bogor belakangan ini, mendapat antensi DPRD Kota Bogor khususnya komisi III. Ketua Komisi III Iwan Iswanto menyatakan prihatin kaitan dengan bencana yang terjadi pada minggu-minggu ini di beberapa wilayah Kota Bogor.
“Saya kira ini jadi fokus kita komisi III secepatnya memanggil BPBD, dinas teknis PUPR, Disperumkin, Bappeda dan para camat serta bu Sekda selaku penanggung jawab kebencanaan,” kata Iwan kepada awak media, belum lama ini.
Pemanggilan tersebut berkaitan intervensi pascabencana yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bogor. Pasalnya, kata dia, dari rapat di badan anggaran ternyata keberpihakan pascabencana belum maksimal.
“Harapan kita, kita panggil sejauh mana progres kedepan ketika berbicara pascabencana bisa lebih maksimal, artinya bisa langsung ditangani,” imbuhnya.
Dikatakan, pos anggaran untuk bencana melalui Biaya Tidak Terduga (BTT). Dari anggaran sekitar Rp41 miliar, hanya terpakai sekitar Rp3,7 miliar untuk Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Sisanya nggak jelasnya. Harusnya BSTT ini intervensi kegiatan-kegiatan sifatnya ketika ada tanah longsor, banjir bisa ditangani, apa kendalanya? apakah bicara banjir tadi normalisasi intervensinya, tanah longsor misalnya dibikin TPT (tembok penahan tanah), ini kan bicara percepatan yang memang pos anggarannya di BTT,” ucapnya.
Pihaknya juga akan mencoba berdiskusi dengan dinas-dinas terkait agar bisa memangkas birokrasi berkenaan dengan percepatan intervensi untuk pascabencana.
“Hitung-hitungan kita waktu rapat kemarin dengan beberapa OPD (organisasi perangkat daerah) terkait SK bencana, sehingga bisa diintervensi sekitar satu bulan, ini kan cukup lama,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.
Lebih jauh, komisi III juga akan melakukan kajian berkenaan dengan percepatan tersebut. “Jadi kita juga akan pelajari sejauh mana apakah kita akan buat perda (peraturan daerah) berbicara mengenai percepatan, sehingga ketika ada bencana bisa langsung ditangani, ini kan penting juga,” pungkasnya. (Hrs)





