Warga Jalan Gunung-gunung Jaga Keasrian Kawasan Heritage

BOGORONLINE.com – Sudah menjadi agenda rutin, Warga Jalan Gunung-gunung (WJGG) menggelar silaturahmi. Kali ini acara digelar di Jalan Taman Kencana, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Silaturahmi yang diperuntukkan bagi warga yang masih tinggal, sudah pindah dan yang sering datang ke jalan gunung-gunung ini merupakan bagian untuk mengenalkan kawasan yang sudah ditetapkan sebagai kawasan heritage kepada masyarakat luas.

“Silaturahmi warga jalan gunung-gunung merupakan acara rutin, tapi kali ini lumayan unik karena kami berpikir untuk membuat acara yang dapat berkontribusi besar pada pemerintah dan warga Bogor dengan mengenalkan kawasan kami yang merupakan kawasan heritage atau cagar budaya,” ujar Ketua Panitia, Harry H. Hardjakusumah, Minggu (26/9/2022).

Acara silaturahmi itu diikuti hampir 500 warga ini dengan mengangkat konsep Bogor Smart city. Menurut Harry, Smart City tidak hanya bicara tentang teknologi, informasi dan komunikasi, tapi juga partisipasi warga dalam memperkenalkan komponen wilayah dan membangun kota demi kesejahteraan warganya.

Ia mengakui, sebagai kawasan perumahan tertua di Kota Bogor, perumahan di jalan gunung-gunung mengalami banyak perubahan. Sebut saja sudah menjadi kawasan komersial dan banyak rumah yang tidak lagi dihuni alias kosong.

Hal tersebut, sambungnya, menjadi tantangan bagi warga jalan gunung-gunung untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan dan keakraban sesama warga.

“Ini juga yang jadi concern kami. Ada Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang peruntukan lahan, yang mana seharusnya tidak dibolehkan kawasan permukiman menjadi kawasan komersial, yang memberikan izinnya bisa dipidana, apalagi kawasan ini sudah dinyatakan sebagai kawasan heritage. Mudah-mudahan kami bisa melestarikan kawasan ini seasri mungkin,” tegasnya.

Wali Kota Bogor, Bima Arya yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, bahwa salah satu resep panjang umur dan berkah usianya yakni bisa berkumpul dan reuni.

Selama hampir sepuluh tahun menjadi wali kota, ia berkesimpulan hidup ini bukan tentang capaian, tapi hidup ini tentang persahabatan dan persaudaraan. Bukan hanya tentang materi tapi juga tentang silaturahmi dan yang membawa seseorang ke puncak kesuksesan adalah persahabatan dan persaudaraan.

“Dan yang membuat kita tidak sampai jatuh ke jurang adalah persahabatan, jabatan ada batasnya, silaturahmi persahabatan sampai hayat dikandung badan. Kita rawat dan jalin silaturahmi untuk Kota Bogor tercinta,” katanya.

Dalam acara silaturahmi ini diisi pula dengan bazar kuliner, live music, pameran kain dan batik sekaligus peragaan kain dari komunitas cinta kain Bogor. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *