Bogor Street Fest CGM 2023 Hadirkan Keragaman Budaya

Kota Bogor652 views

BOGORONLINE.com – Setelah dua tahun vakum dan hanya digelar secara tertutup serta hybrid mengingat pandemi Covid-19, Pesta Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh (CGM) dapat kembali digelar pada 5 Februari 2023.

Bogor Street Festival CGM yang digelar sepanjang Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi (simpang tiga Batutulis) akan berlangsung selama 8 jam mulai pukul 15.00 sampai 22.00 WIB.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pesta Rakyat Bogor Street Festival CGM akan diisi dengan sejumlah acara seni dan budaya yang beratraksi di jalan tersebut.

Atraksi yang akan tampil, seperti Ogoh-ogoh Bali, Kendang Beleq dari Lombok, dan Bouraq dari Cirebon.

Selain itu, ada juga Ondel-ondel Betawi, dan Reog Ponorogo serta belasan sanggar kesenian yang berasal dari Jawa Barat dan sekitarnya.

Sebelum parade pawai budaya digelar, para tamu VIP akan disambut dengan cara tradisional Sunda, juga doa bersama dari perwakilan enam agama di Kota Bogor sebagai simbol sejuk dan harmonisnya hubungan antar umat beragama di Kota Bogor.

Ketua Pelaksana CGM-BSF 2023 Arifin Himawan menyampaikan, tahun ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri di mana CGM – Bogor Street Fest masuk dalam salah satu dari 110 acara unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2023, yaitu Karisma Even Nusantara (KEN) yang baru saja diumumkan oleh Menteri Sandiaga Uno di Taman Mini, pada Sabtu, 28 Januari lalu.

“Pengakuan itu adalah buah dari kerja keras dan kerjasama yang terbangun selama ini dengan berbagai pihak. Kerja sama antara panitia pelaksana yang sangat beragam dengan Pemkot Bogor dan jajarannya, bersama-sama dengan para budayawan dan sanggar di Kota Bogor dan sekitarnya. Keterlibatan masyarakat secara langsung pada pelaksanaan event ini tentunya juga sangat membantu,” ujarnya dalam konferensi pers di teras Balaikota Bogor, Selasa (31/1/2023).

Pihaknya berharap secara keseluruhan acara ini akan berdampak positif bagi masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya. Terutama dampak ekonomi pada pelaku UMKM.

Di Kota Bogor, lanjut Ahim sapaan akrabnya, keberagaman itu menjadi sebuah kekuatan yang mampu membangkitkan kebersamaan.

“Kebersamaan yang kita butuhkan untuk bangkit pasca pandemi Covid-19. Salah satunya adalah dengan terselenggaranya event yang sudah diakui secara nasional ini,” tambahnya.

Pada tahun ini, terdapat pula rangkaian acara praevent CGM-BSF 2023, seperti bazaar, lomba baju daerah, kunjungan ke panti wreda, pemeriksaan dan pembagian kacamata gratis untuk lansia, modern dance competition, lomba memasak, dan hari bhakti.

Bahkan di tahun ini melibatkan Liaison Officer dari kalangan kaum penyandang disabilitas, mereka bergabung dengan lebih dari 180 anggota relawan LO-Marshal untuk menyukseskan pesta rakyat ini.

Selain itu, Bogor Street Fest CGM 2023 secara resmi memperkenalkan theme song dengan judul Dari Kita Untuk Bogor, Dari Bogor Untuk Indonesia, yang diciptakan oleh salah satu sanggar kebudayaan dan musik Kota Bogor.

“Karena acara ini diadakan dari sore hingga malam maka pada jam azan maghrib, acara akan terhenti selama salat maghrib. Panitia juga menyiapkan penunjuk arah di beberapa titik menuju lokasi-lokasi sholat bagi yang ingin melaksanakan salat,” terang Ahim.

Panitia juga menyiapkan pos kesehatan, keamanan sesuai dengan yang disyaratkan. Pun ambulance dukungan dari beberapa rumah sakit di Kota Bogor dan pemadam kebakaran sudah dipersiapkan pada tempat tertentu.

Usai parade kebudayaan atau sekitar pukul 19.00 WIB, puluhan tandu-tandu, Liong dan Barongsai dengan ratusan pemainnya melanjutkan kemeriahan acara.

Peserta dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Cianjur dan Sukabumi turut serta meramaikannya. Rangkaian itu diawali dengan ratusan lampion gemerlap berwarna merah.

Ahim mengakui kelancaran ajang budaya ini juga tak lepas dari dukungan penuh dari unsur Polri dan TNI bersama dengan instansi terkait, seperti Dishub, Satpol PP, dan masyarakat yang bahu-membahu menyukseskan ajang budaya ini.

“Kami berharap semua masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya, pada tanggal 5 Februari nanti dapat bergembira bersama menyaksikan dan menikmati keindahan keberagaman budaya kita yang kami rangkai dalam tema Unity In Diversity. Dan karena acara ini adalah Dari Kita Untuk Bogor, Dari Bogor Untuk Indonesia, mari kita jaga dan nikmati bersama,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Bogor Bima Arya berharap penyelenggaraan tahun ini berjalan lebih tertib dan lebih nyaman untuk semua.

“Tahun ini, kami maksimalkan semua koordinasi dengan gencar melakukan sosialisasi untuk membuat pengunjung lebih nyaman,” kata Bima Arya.

Bima Arya juga mengimbau, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan Bogor Street Fest CGM untuk memantau semua kanal informasi terkait pelaksanaan acara.

“Bagi yang datang dari luar Kota Bogor agar menyesuaikan karena pasti akan berdampak pada lalu lintas. Kami mohon pengertiannya karena ini animonya luar biasa,” katanya.

Ia juga menambahkan, kebersihan pascaacara untuk menjadi perhatian. “Kami pun sudah punya sistem sehingga setelah beres acara kondisi sudah clear dan normal artinya jalanan sudah bersih dan bisa digunakan kembali,” tandasnya. (Ris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *