Cileungsi – Informasi Terkait adanya 7 Siswa SMAN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang diminta mengundurkan diri oleh pihak sekolah usai Study Tour di Bali, lantaran kedapatan menenggak minuman keras (Miras), Menjadi perhatian DPK KNPI Kecamatan Cileungsi,
Ketua DPK KNPI Cileungsi Bung Angga turut prihatin atas kejadian tersebut.
Kami amat prihatin atas peristiwa tersebut. Namun sebelumnya kami ingin menanyakan kenapa harus bali yang di jadikan tujuan sekolah untuk melakukan study tour yang terkesan begitu bebas. Kenapa tidak memilih kota kota yang terkesan ramah untuk para siswa melakukan kegiatan hiburan bernuansa pendidikan.
Sekolah harus mengevaluasi kembali kegiatan study tur ini dan harus mengubah metode dalam memberikan hiburan bernuansa pendidikan, karena selama ini study tour yang dilakukan oleh sekolah-sekolah terkesan kurang bermanfaat, bahkan belajarnya hanya beberapa persen saja selebihnya hanya liburan dan berfoya-foya. Sehingga nilai dari study tour ini sifatnya konsumtif dan berimbas pada efek negatif seperti yang terjadi saat ini.
Alangkah baiknya pihak sekolah lebih memberikan kegiatan inovasi untuk para siswa agar lebih berkembang baik secara wawasan dan kebangsaan, seperti halnya bertani, berternak dan lainnya. Sehingga kedepannya mampu meningkatkan daya saing dan kegigihan serta kedisiplinan. Sehingga kelak para siswa memiliki semangat juang dalam menggapai kesuksesan.
Mudah mudahan menjadi pelajaran bagi lembaga sekolah khususnya di Cileungsi untuk lebih selektif dalam memilih tujuan / lokasi study tour. (Abi)





