Cibinong – Klinik Utama Rawat Jalan Spesialis meroggoh APBD sebesar Rp10 Miliar untuk membiayai operasional di tahun 2023 ini.
“Kalau total untuk keseluruhan operasional kami sudah siapkan Rp 10 Miliar untuk satu tahun. Seperti listrik, air, telepon, makan, minum, gaji, semua sudah termasuk,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Anni Bersari Kristina, Senin (2/12/2022).
Ia menyebut, anggaran yang dipakai itu merupakan anggaran dari APBD Kabupaten Bogor.
Diketahui, Klinik Utama Rawat Jalan Spesialis itu merupakan persiapan untuk pembangunan lanjutan menjadi RSUD Parung.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk mempercepat pengembangan RSUD Parung yang saat ini hanya sebatas klinik itu.
Salah satu yang ia inginkan adalah menambah jumlah dokter spesialis agar pelayanan masyarakat bisa maksimal.
“Kami merekrut spesialis bedah, penyakit dalam, anak, dan kebidanan. Sebenernya udah cukup, tapi saya maunya dua dokter agar bisa membackup. Saya sih berharap ada dokter mata, dokter syaraf nanti,” ucapnya.
Ia pun tak menampik untuk saat ini masih banyak kekuarangan dan harus menjadi bahan evaluasi untuk kedepannya.
“Memang belum sempurna karena butuh banyak sekali assesment yang perlu kami wujudkan, karena untuk menjadi rumah sakit itu bukan hal gampang, bagaimana kita mencari pendanaan, pendampingan,” tandasnya.





