Cerita Empat Jam Terjebak Macet di Pintu Tol Cisarua Puncak Bogor

Bogoronline.com – Cerita CEO bogoronline.com, Aldi Supriadi selama empat jam terjebak macet di setelah keluar pintu tol Ciawi, Minggu (23/4) menunjukan bawah sejauh ini belum ada solusi bagi pemerintah untuk memfasilitasi animo masyarakat yang cukup tinggi untung menikmati seluruh obyek wisata yang berada di kawasan puncak Kabupaten Bogor.

Penutupan jalur Satu arah ternyata tidak menjadi solusi untuk mengurai kemacetan atau mengurangi Pengunjung ke arah puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bahkan rekayasa lalin yang sudah disepakati oleh pemerintah Kabupaten Bogor, Kepolisian dan masyarakat itu nytanya hanya memindahkan kemacetan saja.

Percuma saja ditutup jalur keluar tol menuju Cisarua, sementara terdapat beberapa jalan alternatif dari Cuawi melalui Jalan Seuseupan, Teluk Pinang dan jalan BPT, yang kondisi jalan sempit tidak rekomendit dilewati bus ukuran besar. Jadi apabila sedang terjadi penutupan di gerbang keluar Tol menuju Cisarua, Akses keluar menuju Ciawi jugabikut macet parah sehingga mengganggu jalur menuju tol Bogor – Sukabumi.

Selain sudah banyak pengunjung puncak yang mengetahui jalur alternatif, juga banyak joki yang menawarkan jasa kepada pengunjung untuk menghantarkan mereka melalui jalur alternatif.

Jika dilihat dari kondisi, betapa besar animo pengunjung ke kawasan Wisata Puncak Kabupaten Bogor, diperlukan langkah dan kesiapan Pemerintah dan Apart yang berwenang. Faktanya sampai saat ini belum ada solusi jitu untuk membuat nyaman wisatawan.

Meskipun sudah ada sosialisasi waktu dan jam penutupan satu jalur, tetapi masih saja ada pengunjung yang tidak tau atau terjebak macet hingga sesampainya di tujuan sudah dilakukan tutup jalur, Penutupan jalur memaksa pengemudi harus menunggu ber jam – jam, kesulitan lain adalah tidak disediakannya fasilitas WC umum sehingga banyak wisatawan harus menahan ingin buang air kecil atau mencari pohon dan semak di sekitar tol untuk melepas hajatnya itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *