Cerita Pengunjung Ancol Parkir Berantakan, WC Bau dan Sampah Berserakan

Jakarta – Mengalami kemacetan saat Liburan Lebaran 1444 H ke berbagai tempat wisata sudah menjadi maklum, tetapi mendapati lokasi wisata yang tidak sesuai harapan bisa menghilangkan mood bagi para pengunjung. Atau bahkan malah sebaliknya menjadi Strees.

Seperti halnya yang diceritakan oleh ibu Fairel (41) pengunjung Taman Impian Jaya Ancol, (24/4). Ia menceritakan fasilitas yang kotor dan WC bau dan menjijikan. “Sampah berserakan dimana mana, bukan sampah baru tetapi sampah yang sudah lama tidak dibersihkan, selain itu juga WC kotor dan bau bahkan ada beberapa yang masih menyisakan kotoran.” Jelasnya.

Menurut ibu Fairel, lebih baik pengelola menyediakan WC berbayar daripada WC umum yang tidak terawat, membeludaknya jumlah pengunjung juga menambah income pengelola karena setiap pengunjung harus membayar Rp. 25.000,- belum lagi fasilitas bermain yang ada didalam Ancol yang berbayar mahal seperti Sea World, Gondola, Atlantis dan lainnya.

Adapun fasilitas Gratis yang disediakan seperti bus Wara Wiri, jumlahnya hanya beberapa unit saja, sehingga untuk menaikinya harus berebut dan berjejal di dalamnya.

Belum lagi cerita lokasi parkir yang berantakan. Hanya ada beberapa petugas yang jaga sehingga pengunjung tidak ada yang mengatur saat parkir. “Saat saya mau keluar hampir dua jam menunggu kendaraan yang menutupi mobil saya, akhirnya saya cari petugas parkir dan mobil derek agar bisa keluar.” Paparnya.

Sebagai pesan untuk pengelola Taman Impian Jaya Ancol, Ibu Fairel, meminta pengelola lebih memanusiakan para pengunjung. Atau jika tidak ada perubahan, pemerintah daerah harus mengganti direksi tempat hiburan rakyat di Jakarta itu. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *