Respone Keluhan Masyarakatnya Soal Jalan Rusak, Ini Penyampaian Plt Bupati Bogor

Cibinong, BogorOnline.com Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan langsung merespone keluhan masyarakatnya terkait maraknya jalan rusak di daerah yang ia pimpin saat ini.

Iwan Setiawan menuturkan, mengenai banyak jalan rusak dan berlubang di beberapa ruas jalan di wilayah Kecamatan, Kabupaten Bogor, pihaknya berjanji bakal menanyakan perihal tersebut kepada instansi terkait.

“Hatur nuhun info nya, nanti saya tanyain ke PUPR. Apakah tahun ini masuk peningkatan atau pemeliharaan untuk jalan rusak dijalan Gunung Malang-Desa Tapos 1, Kecamatan Tenjolaya, tersebut,” katanya kepada wartawan media ini, Minggu (28/5/23) malam.

Ia menambahkan, terkait adanya keluhan serupa yang datang dari seorang anggota komisi III DPRD Kabupaten Bogor yakni Daen Nuhdiana, dirinya menjelaskan bahwa dewan perwakilan rakyat tersebut itu merupakan unsur penyelenggara pemerintah.

“Pendapat saya, waktu pembahasan anggaran dari mulai musrembang Kecamatan, RKPD, KUA PPAS dan RAPBD bagusnya di kawal dan di bahas bareng-bareng dengan eksekutif. Disitulah di sepakati, mana prioritas mana yang bukan,” ujar politisi Gerindra tersebut.

Selain itu, kata Iwan, anggaran pendapatan belanja daerah adalah produk kesepakatan antara eksekutif dan legislatif.

“Mudah-mudahan bisa di fahami bersama. DPRD adalah representatif rakyat,” kata Iwan Setiawan.

Lebih lanjut ia memaparkan, apabila saat ini masyarakat ramai dengan masalah jalan-jalan di wilayahnya itu mengalami kerusakan parah, pihaknya meminta masyarakat Bumi Tegar Beriman dapat memaklumi karena keterbatasan anggaran dimiliki Pemkab Bogor tahun 2023.

“Kalau sekarang ramai masalah jalan rusak, kita maklumi. Semua itu terjadi, karena keterbatasan anggaran dan pembahasan anggaran, serta kedepan harus lebih komprehensif,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Masyarakat Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, menganggap pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang dirasa buta terhadap kondisi jalan rusak di wilayah Barat tersebut.

Sebut saja, Achmad Soleh mengatakan, butanya Pemkab Bogor lantaran ketidak pekaannya terhadap kerusakan jalan raya dis sepanjang jalan raya dar Desa Gunung Malang-Desa Tapos, Kecamatan Tenjolaya yang tak kunjung di perbaiki sejak setahun lebih itu.

Senada, Dedi salah satu warga Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor mengeluhkan hal sama.

Dimana, dirinya yang baru selesai berkunjung kerumah sanak saudaranya di wilayah Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, yang berangkat dengan sang istri juga keluhkan terkait buruknya insfratruktur yang alami banyak jalan berlobang.

Anggota komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Daen Nuhdiana menyampaikan, jika kurang pekanya Pemkab Bogor dalam memperbaiki jalan-jalan rusak yang ada di Bumi Tegar Beriman, tak hanya terjadi di wilayah Kecamatan Tenjolaya. Melainkan, di beberapa ruas jalan Jambu-Gobang kecamatan Rumpin.

Sampai-sampai, kata Daen, akibat buruknya jalan ditempat mereka tinggal, memicu masyarakat setempat memperbaikinya secara swadaya.

“Mungkin melupakan, sampai jalan yang seharusnya jadi tanggung jawab pemerintah pun, di perbaikinya harus swadaya masyarakat, seperti dijalan Jambu-Gobang Kecamatan Rumpin,” ujar Daen yang juga merupakan ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bogor, Minggu (28/5).

Ia menegaskan, padahal dirinya bersama anggota komisi III DPRD Kabupaten Bogor, selalu diingatkan apabila ada jalan yang mengalami kerusakan berat harus menjadi skala prioritas bagi Dinas PUPR setempat khususnya.

“Padahal kita selalu menyampaikan bahwa jalan rusak berat itu proritas,” tegas dia sembari menutup pembicaraan.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. Jalan penghubung antar kampung yang ada di RT 002 RW 01 Kp. Susukan, Desa Susukan, Kec. Bojonggede, Kab. Bogor sudah bertahun2 rusak dan dibiarkan tidak terawat. Mohon perhatian dan eksekusi perbaikannya