Arus Bawah Gerindra Usung Kader Internal Maju di Pilwalkot Bogor

BOGORONLINE.com – Jelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor pada 2024, partai politik di Kota Bogor mulai ancang-ancang mengincar kursi wali kota dan wakil wali kota Bogor. Tak terkecuali Partai Gerindra Kota Bogor.

Partai Gerindra Kota Bogor pun rupanya enggan menjadi penonton. Pasalnya, arus bawah partai besutan Prabowo Subianto itu menginginkan agar kader internalnya turun gelanggang dalam kontestasi lima tahunan itu.

Ketua OKK DPC Partai Gerindra Kota Bogor, Said Mochammad Mohan mengatakan bahwa arus bawah Gerindra sudah enggan bila partainya kembali mengusung kader eksternal pada pilwalkot mendatang.

“Banyak aspirasi dari arus bawah yang menginginkan agar Gerindra memajukan kader internal dalam pertarungan pilwalkot. Sejak 2009 kami selalu jadi penonton, sekarang sudah saatnya kader internal yang maju,” ujar Mohan kepada wartawan, Rabu (11/10/2023).

Menurut Mohan, Gerindra memiliki banyak kader qualified yang sudah teruji. Di antaranya, Jenal Mutaqin yang telah terpilih menjadi legislator selama tiga periode. Kemudian, H Zenal Abidin juga sudah dua periode di parlemen Kota Hujan ini.

“Gerindra juga memiliki Pak Ibnu Ariwibowo yang merupakan anggota DPRD Jawa Barat dapil Kota Bogor. Selain itu ada juga Pak Sopian Ali Agam, yang telah tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD. Artinya Gerindra tak kekurangan kader,” tegas Mohan.

Dengan demikian, sambung dia, tak salah bila arus bawah menginginkan agar Gerindra tak lagi menjadi penonton dalam pilwalkot 2024.

“Kader Gerindra adalah petarung, dan Pak Prabowo pernah berkata jika pelaut tangguh tidak dilahirkan di samudera yang tenang,” ucap Mohan.

Sementara itu, salah seorang pengurus Gerindra wilayah Kecamatan Tanah Sareal, Achmadin mengatakan, bila grass root sudah bersepakat agar partai tak mengusung figur di luar kader internal Gerindra.

“Intinya mengusung kader internal adalah harga mati, nggak bisa ditawar lagi,” ucapnya.

Sebagai partai yang memiliki delapan kursi di DPRD Kota Bogor, tutur dia, Gerindra harus berani mengusung kader internal.

“Gerindra bukan kaleng-kaleng. Buktinya bisa raih delapan kursi, karena itu kami optimis Gerindra bisa memenangkan pilwalkot bila mengusung kader internal, dan saya yakin arus bawah akan bekerja all out memenangkan kadernya,” tandasnya. (Ris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *