Cibinong -Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi mengapresiasi capaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Jawa Barat.
“Masyarakat Kabupaten Bogor kembali dibuat bahagia dengan capaian WTP yang beberapa tahun ini ditunggu-tunggu, ini bukti Bogor Istimewa menuju Gemilang semakin dekat terealisasi,” kata dia, Senin 26 Mei 2025.
Ridwan Muhibi menjelaskan, WTP ini merupakan opini tertinggi yang diberikan BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah. Opini tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Kabupaten Bogor di 2024 dinilai sudah sesuai standar.
“Ini bukti kredibilitas dan akuntabilitas pemerintahan Kabupaten Bogor semakin baik, semoga era Rudy Susmanto dan Jaro Ade terus melakukan yang terbaik untuk masyarakat,” jelas dia.
Politisi partai Golkar itu meyakini, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi alias Jaro Ade mampu merealisakan apa yang dicita-citakan dan diharapkan masyarakat.
“Belum genap 100 hari saja sudah banyak capaian, saya yakin, Kabupaten Bogor bisa menjadi Kabupaten terbaik di Jawa Barat dari sektor apapun,” tutup dia.
Sebagai informasi, Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Jawa Barat, Bandung, Senin (26/5/25).
Pemkab Bogor terakhir meraih opini WTP pada LKPD Tahun 2020. Dalam tiga tahun berturut-turut (2021–2023), Pemkab hanya memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Namun, di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade, Pemkab Bogor kembali berhasil meraih opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2024.





