BOGORONLINE.com – Kontraktor pembangunan Gedung Gene Bank Indonesia, PT Brantas Abipraya (Persero), menindaklanjuti hasil kunjungan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dengan memperkuat komitmen menjaga kebersihan lingkungan di sekitar proyek. Langkah yang ditempuh antara lain melalui pembersihan rutin jalan akses serta pembangunan washing bay khusus untuk truk proyek.
Deputy Project Manager Pembangunan Gedung Gene Bank Indonesia PT Brantas Abipraya, Iwan, mengatakan bahwa proyek strategis nasional tersebut telah merespons keluhan warga terkait kondisi jalan dan kebersihan lingkungan. Pihaknya memastikan upaya perbaikan dilakukan secara berkelanjutan.
“Seperti yang disampaikan Wali Kota Bogor kemarin, terkait keluhan masyarakat, saat ini kami berusaha keras melakukan pembersihan. Selain menyediakan washing bay untuk truk, setiap malam kami juga melakukan pembersihan jalan bekerja sama dengan Damkar Kota Bogor,” ujar Iwan kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).
Iwan menegaskan, perusahaan berkomitmen meningkatkan standar pengelolaan lingkungan di area proyek. “Kami mohon maaf apabila selama ini masih ada ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Ke depan, kami berkomitmen untuk jauh lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Biomedis dan Genomika Kementerian Kesehatan RI, Indri Rooslamiati, menjelaskan bahwa pembangunan Gene Bank Indonesia merupakan program nasional yang berdiri di atas lahan seluas 25 hektare. Gedung tersebut dirancang memiliki tujuh lantai dengan fasilitas utama berupa repositori spesimen dan laboratorium genomik.
“Nanti akan ada tujuh lantai yang di dalamnya terdapat repositori spesimen serta beberapa laboratorium, khususnya untuk genomik,” kata Indri.
Ia menegaskan, pihak Kementerian Kesehatan bersama kontraktor turut berkomitmen menjaga kenyamanan warga sekitar. Upaya yang dilakukan meliputi pembersihan rutin, pengaturan jam kerja, hingga koordinasi lintas instansi.
“Selain ada washing bay, setiap malam kami melakukan pembersihan bekerja sama dengan Damkar Kota Bogor. Jam kerja kami tetapkan mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB, meskipun dalam kondisi tertentu, seperti pengecoran, bisa melewati batas waktu tersebut. Kami mohon maaf apabila hal ini menimbulkan ketidaknyamanan,” jelasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, pembangunan Gene Bank Indonesia diharapkan dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kenyamanan dan kebersihan lingkungan sekitar.





