Polemik Kerusakan Fasilitas Olahraga di Bogor, TAPD Bantah Coret Anggaran Pemeliharaan

BOGORONLINE.com – Kerusakan sejumlah fasilitas olahraga yang dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor masih menjadi perhatian publik. Salah satu yang disorot adalah kondisi Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Utara yang mengalami kerusakan hingga ambruknya pagar lapangan mini soccer.

Dispora menyebut kerusakan tersebut dipicu faktor bencana serta korosi pada besi penyangga akibat tidak adanya pemeliharaan rutin. Minimnya perawatan disebut terjadi karena anggaran maintenance tidak tersedia.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Denny Mulyadi membantah adanya pencoretan anggaran pemeliharaan oleh TAPD.

“TAPD tidak pernah melakukan pencoretan terhadap anggaran pemeliharaan, meski baru-baru ini ada kebijakan pergeseran anggaran akibat berkurangnya dana transfer pusat,” ujar Denny, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, TAPD hanya menetapkan proporsi anggaran untuk masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penentuan prioritas program, termasuk pemeliharaan fasilitas, menjadi kewenangan OPD.

“Seharusnya OPD yang menentukan prioritas. Jika pemeliharaan menjadi prioritas, maka harus dianggarkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur meminta Dispora menyerahkan hasil audit terkait sejumlah proyek, termasuk GOM Bogor Utara di Kelurahan Cimahpar.

Berdasarkan dokumen yang diterima DPRD, Dispora menyatakan kerusakan terjadi akibat tidak adanya pemeliharaan karena anggaran yang diajukan kerap dicoret.

“Tidak ada maintenance karena menurut Dispora, anggaran pemeliharaan selalu dicoret saat diajukan. Sehingga kerusakan kecil lama-lama berimbas makin besar,” kata Fajar.

Selain itu, Dispora juga menunjukkan surat penetapan status bencana di kawasan Cimahpar yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Bogor bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Meski demikian, DPRD meminta Dispora tetap mengupayakan pemeliharaan fasilitas olahraga yang digunakan masyarakat luas.

“Ini fasilitas publik, jadi harus tetap diupayakan perawatannya,” ujar politisi Partai NasDem tersebut.

Untuk kasus lain, yakni Kolam Renang Mila Kencana, Dispora berencana memasang karpet anti slip guna mencegah kecelakaan akibat lantai licin.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S Rasmana mengakui kerusakan di GOM Bogor Utara disebabkan kombinasi kurangnya pemeliharaan dan faktor bencana.

“Ada dua penyebab. Pipa penyangga pagar sudah rusak, sehingga air masuk dan terjadi korosi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera memasang karpet anti slip di Kolam Renang Mila Kencana dan tengah mencari sumber anggaran untuk realisasi tersebut.

“Kami akan carikan anggarannya. Untuk harga karpetnya hanya sekitar Rp6 juta,” tandasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *