bogorOnline.com-CILEUNGSI
Bulan Agustus, pemandangan berbeda menyelimuti Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di wilayah ini tidak hanya diwarnai oleh deretan bendera dan umbul-umbul merah putih, tetapi juga dengan kesadaran sosial.
Kepala Desa (Kades) Mampir Asep Supini mengatakan, tahun ini, Desa Mampir bersama Karang Taruna, tokoh masyarakat, dan relawan lokal sepakat untuk mengubah fokus perayaan kemerdekaan. Jika tahun-tahun sebelumnya kemerdekaan identik dengan panggung hiburan semata, kini esensi perjuangan diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang menyasar langsung kebutuhan warga kurang mampu dan kelompok rentan.
“Kita hidupkan kembali roh gotong royong,” tegasnya saat ditemui bogorOnline.com di kantornya kemarin.
Masih Supini mengatakan, bahwa kepekaan sosial adalah bentuk kemerdekaan yang paling hakiki di era modern. Melalui kegiatan ini, warga diajak untuk tidak hanya berpesta, tetapi juga menengok tetangga sekitar yang membutuhkan uluran tangan. Spirit persatuan dan empati inilah yang ingin ditanamkan secara berkelanjutan kepada generasi muda.
Dimana masih ia mengataan, antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Dari gang-gang kecil hingga jalan utama desa, masyarakat bahu-membahu merapikan lingkungan.
“Peringatan HUT ke-81 RI memadukan kemeriahan tradisi dengan dampak sosial yang nyata dan berkesinambungan,” tambahnya.(rul)





