Parungpanjang, Bogoronline.com-Warga RT 03/01, Kampung Cibunar Sasak, Desa Cibunar,Kecamatan Parungpanjang resah karena bau menyengat di lingkungan mereka.Bau tidak sedap tersebut diduga akibat letusan pestisida dari salah satu perusahaan kimia pembuatan cairan pembunuh hama dan tikus yang ada disekitr pemukiman warga. Pencemaran lingkungan terjadi sejak, Jum’at (9/9) lalu.
“Bau yang tercium oleh warga dikarenakan letusan cairan pestisida itu, sehingga terjadi semburan cairan tersebut sampai ke atap rumah lalu berjatuhan kelantai,”kata warga sekitar, Hj. icih (55) Rabu, (14/09).
dikatakan icih (55), dirinya tau saat lantai depan rumah nya itu di penuhi cairan pestisida itu, bahkan ikan yang ada di kolam blakang rumahnya mati karena terkontaminasi cairan pestisida dari letusan tersebut. “ada dua kolam ikan yang ikan nya pada mati, lalu air di kolam pun berubah jadi merah,”ujarnya.
Icih dan warga lainnya merasa sangat terganggu atas pencemaran teraebut. Untuk itu, dirinya meminta kepada perusahaan kimia itu, untuk dapat meminimalisir bau pestisida agar tidak tercium lagi, apalagi di rumahnya yang berdekatan dengan sumber pencemaran ada cucunya yang masih kecil. “Yah semoga saja perusahaan dapat memiliki upaya lain dalam mencegah bau pestisida (zat/kimia,berbahaya),” beber icih.
warga lainnya, Ikbal (29) mengatakan, pasca terjadi letusan itu tida hanya bau menyengat, bahkan beberapa kendaraan sempat terjatuh. “pada hari itu,ya mungkin jalan itu kena cairan kimia yang berceceran kejalan ahirnya jalanan itu licin,” pungkasnya,(mul).






