Layanan Biskita Bogor Kembali Normal

BOGORONLINE.com – Layanan transportasi publik Biskita Transpakuan di Kota Bogor kembali beroperasi normal mulai Senin, 12 Januari 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan seluruh koridor kembali melayani masyarakat dengan jam operasional penuh dari pukul 05.00 hingga 21.00 WIB.

Pengoperasian normal Biskita ini mencakup empat koridor utama, yakni Koridor K1 Terminal Bubulak–Cidangiang, Koridor K2 Ciawi–Terminal Bubulak, Koridor K5 Stasiun Bogor–Terminal Ciparigi, serta Koridor K6 Stasiun Bogor–Parung Banteng.

Melalui pengumuman resminya, Pemkot Bogor mengimbau warga untuk kembali memanfaatkan layanan Biskita sebagai sarana transportasi harian. Pemerintah berharap normalnya kembali jam operasional bus kota tersebut dapat mendukung mobilitas masyarakat, mendorong aktivitas ekonomi, serta membantu mengurangi kemacetan di wilayah Kota Bogor.

Sebelumnya, layanan Biskita sempat menghentikan operasional di seluruh koridor setelah kontrak kerja sama antara Pemkot Bogor dan operator PT Kodjari berakhir pada akhir 2025. Penghentian layanan ini berdampak langsung pada masyarakat yang selama ini mengandalkan Biskita sebagai moda transportasi publik.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, membenarkan penghentian operasional tersebut. Ia menjelaskan bahwa kontrak kerja sama Biskita memang bersifat tahunan.

“Benar. Biskita itu berkontrak per tahun. Jadi per 31 Desember itu selesai. Per 1 Januari otomatis tidak ada pengadaan jasa,” kata Sujatmiko.

Akibat berakhirnya kontrak tersebut, sebanyak 49 unit bus Biskita sempat berhenti beroperasi. Armada tersebut terdiri dari 11 unit di Koridor K5, 10 unit di Koridor K6, 13 unit di Koridor K1, dan 15 unit di Koridor K2.

Lebih lanjut, Sujatmiko menyampaikan bahwa Pemkot Bogor telah menyiapkan proses pengadaan ulang untuk memastikan layanan Biskita Transpakuan dapat kembali berjalan secara berkelanjutan. Namun, proses tersebut harus mengikuti mekanisme lelang sesuai regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Sampai kontraknya ditandatangani. Kami mesti melalui proses lelang dulu. Tapi mudah-mudahan cepat,” ujarnya.

Dengan kembalinya operasional Biskita secara normal, Pemkot Bogor berharap masyarakat semakin terbiasa menggunakan transportasi publik sebagai bagian dari gaya hidup perkotaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *