Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, penutupan sementara dilakukan agar seluruh akses menuju TPA Galuga dapat dioptimalkan untuk distribusi air serta mobilisasi kendaraan dan personel pemadam kebakaran.
“Kami meminta waktu satu hari kepada Pemerintah Kota Bogor dan mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor. Untuk pelayanan TPA Galuga hari ini, tanggal 8 September 2026, kami tutup selama satu hari,” kata Rudy saat meninjau lokasi kebakaran.
Menurutnya, penutupan sementara diperlukan agar proses penanganan kebakaran tidak berlarut-larut, mengingat salah satu kendala utama di lapangan adalah akses menuju titik api.
Berdasarkan pemantauan terakhir, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 5 hektar, berdasarkan luasan area yang terbakar dan bekas rambatan api. Saat ini masih terdapat empat titik api yang menyala dan terus dilakukan pemadaman.
Untuk mencegah api meluas, sebanyak tiga unit beko dikerahkan membuat parit di sepanjang garis hijau sebagai pagar pembatas. Arah angin yang bergerak ke timur juga terus dipantau dalam proses penanganan.
“Yang terpenting adalah masyarakat semuanya selamat, tidak ada yang menjadi korban,” tegas Rudy.
Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan Polres Bogor, TNI, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan serta unsur terkait lainnya.
Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang sejak malam hingga pagi hari terus melakukan penanganan kebakaran.
Pemkab Bogor memastikan penanganan terus dilakukan hingga seluruh titik api benar-benar padam.





