Turun 15 Cm Jembatan Sempur Rawan Ambruk

Kota Bogor – bogoronline.com – Simulasi penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di ruas jalan seputaran Kebun Raya Bogor (KRB) mendapat sorotan dari Ketua Forum Pemerhati Jasa Konstruksi dan Pembangunan, Toriq Nasution. Menurutnya, Seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terlebih dahulu menyiapkan dan memperbaiki semua infrastukturnya. Salah satunya adalah Jembatan Sempur, yang usianya sudah uzur namun masih dilintasi kendaraan bertonase besar seperti Bus Angkutan Kota Antar Profinsi (AKAP) dan truk pengangkut air.

“Kami sudah melakukan penelitian soal struktur Jembatan Sempur sejak 2011 lalu. Ternyata hasilnya terjadi penurunan pada AS Badan Jembatan tersebut. Sehingga diperlukan pembatasan tonase atau beban kendaraan yang melintas,” ujar Toriq kepada wartawan, Rabu (6/4/16).

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Sudraji mengakui bahwa telah terjadi penurunan sedalam 15 centimeter (cm) pada struktur bangunan Jembatan Sempur.

“Memang ada penurunan sekitar 15 Cm di jembatan yang dibangun pada masa kolonial Belanda tersebut, dan untuk itu harus segera diperbaiki,” Ungkapnya.

Sudraji menambahkan, Walaupun telah terjadi penurunan sebanyak 15 cm, namun jembatan tersebut masih aman untuk dilewati kendaraan besar yang bobotnya dibawah 30 ton. Kalau kendaraan berbobot kecil masih bisa bertahan hingga 20 tahun ke depan, Sedangkan biaya untuk pembangunan jembatan sempur, Sedikitnya dibutuhkan anggaran senilai Rp. 25 miliar.

“Tetapi, yang dikhawatirkan bila dilewati kendaraan berbobot berat 30 ton bisa berbahaya, Untuk pembangunan, DED-nya sudah ada, tinggal anggarannya saja nanti di tahun 2017. Karena itu kami butuh bantuan dari dewan kota Bogor,” Tandasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Bogor, Untung W Maryono, Menuturkan, Pihaknya berjanji akan mengawal proses penganggaran perbaikan dan pelebaran Jembatan Sempur tersebut di legislatif.

“Kami akan bantu, kalau itu demi kepentingan masyarakat. Memang usia jembatan itu sudah tua dan harus diperbaiki, mengingat juga Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan tamu negara kerap melintasi jembatan tersebut apabila ingin ke Istana Bogor,” Pungkasnya. (bunai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *