Rancabungur – bogoronline.com – Ratusan kepala desa di 40 kecamatan, tanpa terkecuali di Rancabungur berharap program bantuan mobil desa dilanjutkan lagi. Pasalnya sampai sekarang masih banyak desa yang belum memiliki kendaraan yang digunakan untuk kepentingan warga.
“Pada tahun 2015 lalu, desa yang mendapatkan bantuan pembelian mobil itu kan baru 128 desa, artinya masih ada ratusan desa yang belum kebagian,” kata Kepala Desa Pasir Gaok Saefudin, Rabu (18/05).
Seafudin mengungkapkan, ketiadaan mobil operasional desa sangat menyulitkan, karena kalau ada kegiatan yang melibatkan banyak orang dan lokasinya jauh, pihaknya terpaksa menyewa kendaraan dari rental. “Kalau ada mobil operasional kan tak perlu mengeluarkan uang sewa, kita tinggal memikirkan untuk bensin dan sopirnya saja,” ujarnya.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Deni Ardiana, ketika dikonfirmasikan Jurnal Bogor beberapa waktu lalu mengatakan, kemungkinan besar program bantuan pembelian mobil operasional desa akan dilanjutkan lagi.“Tapi, anggarannya tak dimasukan dalam APBD reguler,melainkan di perubahan nanti, seperti pada tahun 2015 lalu,” jelasnya.
Menurut Deni, jika anggaran terealisasi, pembelian kendaraan operasional tidak dilakukan BPMPD, tapi oleh desa, sama seperti tahun 2015 lalu. “Harga kendaraan itu kan e-katalog, artinya di mana pun harganya sama, sehingga tidak perlu dilelangkan, namun pembelian kendaraan harus disesuaikan dengan spek yang kita tetapkan,” pungkasnya. (zah)
Kades Harapkan Bantuan Mobil Desa Lanjut





