Kota Bogor – bogorOnline.com
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota Bogor menyebabkan tebing tanah longsor di Kampung Kedung Badak Sentral RT01 RW13, Kedung Badak, Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu 1 Januari 2020.
Longsor tanah sepanjang 15 meter dengan tinggi 10 meter menimpa rumah milik Kusmiyati (30) yang berada tetap dibawahnya. Dalam kejadian ini, Kusmiyati tewas tertimbun material tanah.
Tetangga korban, Asep Rohman (35) menuturkan, longsor terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat hujan lebat. Ia mengetahui adanya longsor menimpa rumah Kusmiyati dari istrinya.
“Waktu kejadian itu saya di dalam rumah. Yang tahu istri saya dari orangtuanya. Lalu istri manggil saya “Pak, pak, longsor”. Tak lama ada teriak-teriak manggil saya minta tolong ada yang ketiban,” katanya.
Ia mengungkapkan, saat kejadian diawali suara gemuruh hanya saja tidak terdengar jelas lantaran bersamaan dengan suara petir ditambah hujan yang turun deras.
“Di dalam rumah itu ada 5 orang. Ibu Kusmiyati sedang tidur di kamar. Anggota keluarga lainnya selamat,” tuturnya.
Sementara itu, korban berhasil dievakuasi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dibantu warga sekitar setengah jam kemudian. Korban sempat dilarikan ke RS Islam Kota Bogor.
“Korban tadi berhasil diangkat jam 7.30. Korban tadi didapati tertimbun dari dada sampai kaki. Jadi tidak tertimbun seluruh tubuhnya,” kata Komandan Regu Penyelamatan pada BPBD Kota Bogor, Marulli Sinambela.
Marulli menjelaskan, longsor tanah tak hanya terjadi di wilayah Kedung Badak, juga sejumlah wilayah lain di Kota Bogor. Dari hasil pendataan petugas, sejauh ini ada 29 titik yang sudah terrekap.
“Iya, untuk sementara ada 29 titik bencana hari ini. Petugas masih terus mendata baik untuk kejadian longsor maupun banjir lintasan yang terjadi di Kota Bogor,” tandasnya. (HRS)





