BOGORONLINE.com, RUMPIN – Dua orang perampok menyeret dan mencekik karyawati Indomart di Jalan Raya Cicangkal, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Kedua pelaku berhasil menggasak uang tunai senilai Rp. 41.9 juta.
Salah satu karyawati indomart, Choerunnisa menuturkan, pelaku berjumlah dua orang masuk ke dalam toko dan menanyakan ada berapa orang yang sedang berjaga.
Nisa yang kondisinya sedang terancam, karena pelaku mencekik dirinya dan membawa senjata. Namun, Nisa tidak mengetahui secara jelas, senjata apa yang dipegang pelaku.
“Pertama, pelaku menanyakan ada berapa orang, siapa saja, lalu menyeret saya ke gudang dengan mencekik bagian leher, pelaku mencari brankas uang. Saya kira mau sidak brankas, “terangnya.
Nisa mengatakan, pelaku langsung mencekik dirinya dengan tangan kiri sementara tangan kanan memegang senjata. “Tapi saya kurang jelas melihat senjatanya. Tapi pelaku yang satunya, menunggu di depan, “tambah Nisa.
Menurut Nisa, ciri-ciri pelaku bertubuh besar, pendek gempal, mengenakan helm hitam, dan mengenakan masker loreng. Pelaku ini yang masuk dan mengambil brankas, sementara pelaku satunya lagi berpostur tinggi menunggu di pintu toko.
Terkait itu, Kapolsek Rumpin, Kompol Asep Supriadi mengatakan pelaku melakukan pencurian dengan cara berpura-berpura belanja dan masuk ke dalam toko indomart menanyakan kepada Chairunnisa karyawati Indomart.
“Bahwa toko sudah buka belum? dan di jawab sudah dan langsung pelaku menyuruh menunjukan brankas dan di ruangan brankas ada karyawati Esa Adira yang sedang menyapu lantai, “tuturnya.
Lanjut Asep, pelaku menyuruh membuka brankas kepada sodari Esa Adira karyawati yang sedang di dalam gudang, brankas dibuka menggunakan kunci brankas oleh Esa, kemudian pelaku mengambil uang dalam brankas dimasukan ke kantong plastik hitam yang ada di ruangan.
“Setelah mengambil uang para pelaku meninggalkan TKP menggunakan sepeda motor jenis matik warna merah sedangkan nomor kendaraan tidak terbaca. Kejadian itu pukul 06.30 di PT. Indomarco Prismatama Cabang Gunung Sindur Mengalami kerugian sekitar Rp.41.943.500, “pungkasnya. (Mul)





