Cibinong – bogoronline.com – Asisten Pemerintahan Kabupaten Bogor, Burhanudin menegaskan perlu segera duduk bersama antara Pemkab Bogor, Pemkot Bekasi dan Balai Besar Waduk dan Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane untuk mengatasi masalah warga Perumahan Vila Nusa Indah, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.
“Masalah ini intinya perlu segera diselesaikan bersama antara tiga pemerintah tadi. Sebagai solusi terbaik dan komprehensif atas persoalan warga,” kata Burhanudin kepada wartawan, Selasa (24/5/2016).
Burhan menjelaskan, di bagian kerjasama daerah sudah ada payung hukum untuk menyelesaikan masalah-masalah yang muncul di perbatasan. Namun tetap melibatkan pemerintah pusat melalui BBWS Ciliwung-Cisadane yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum.
“Oleh karena itu, kami dari tim pemerintah Kabupaten Bogor telah membuat hasil kajian teknis dan nonteknis yang telah diserahkan kepada Bupati Bogor. Kami berharap masalah ini dapat segera direspon oleh pemerintah pusat dan Pemkot Bekasi,” tutur pria asal Karawang ini.
Salah satunya dengan membangun tanggul sungai yang melintasi perumahan khususnya yang masuk wilayah Kabupaten Bogor. Pembangunan tanggul ini menjadi kewenangan BBWS Ciliwung-Cisadane bukan oleh Pemkab Bogor ataupun Pemkot Bekasi.
“Selain itu juga perlu dibuat penghijauan di bantaran Kali Cikeas dan Kali Cileungsi. Namun terpenting adalah pembuatan tanggul di sepanjang Kali yang berdekatan dengan perumahan warga,” tutur Burhan.
Lebih lanjut, Burhanudin mengatakan, permintaan warga yang mendesak dan dapat segera ditangani adalah membersihkan lumpur bekas genangan banjir di jalan komplek dan saluran drainase yang kini masih mengendap. Sebelumnya BPBD dan Dinas Kebesihan dan Pertamanan telah melakukan aksi bersih-bersih tersebut.
“Namun karena di waktu bersamaan juga terjadi bencana di daerah lain sehingga membuat BPBD kekurangan personel untuk melanjutkan tindakan penanganan bencana sebagai program tanggap darurat. Termasuk juga kekurangan personel di DKP,” kata Burhanudin.
Rencananya Kamis (26/5/2016) BPBD dan DKP akan melanjutkan aksi tanggap darurat dan pembersihan lumpur sisa banjir di Perum Vila Nusa Indah. Selain itu perlu segera dilakukan perbaikan jalan komplek dan jalan alternatif menuju tol Jatiasih.
“Jalan Ciangsana-Bojongkulur dan Jalan Bojongkulur-Jatiasih adalah jalan alternatif strategis yang sangat berguna masyarakat. Makanya ini juga sudah direkomendasikan ke Dinas Bina Marga untuk segera dilakukan perbaikan jalan termasuk jalan komplek,” tandas Burhanudin.
Sebelumnya ribuan warga Perum Vila Nusa Indah melakukan aksi referendum berupa pengumpulan tandatangan untuk keluar dari wilayah Pemkab Bogor dan pindah ke Pemkot Bekasi. Pemkab Bogor dianggap gagal memenuhi aspirasi warga dalam menangani masalah banjir dan perbaikan infrastruktur di wilayab tersebut.n Herry Keating





