Jalan Rusak  Bojong Gede Dibeton Tahun 2017

Cibinong – bogoronline.com – Mendekati Hari Jadi Bogor (HJB) ke – 534 tahun, Pemerintah Kabupaten Bogor, banyak mendapatkan kritikan dari warganya, terutama yang tinggal di daerah perbatasan, karena dianggap petinggi di Bumi Tegar Beriman itu kurang memberikan perhatian.
Kritikan tersebut tentunya membuat pusing, apalagi datangnya bertubi-tubi, bahkan seorang warga Kecamatan Bojong Gede, yang berprofesi sebagai pengacara melayangkan surat somasi kepada Bupati, mempermasalahkan kerusakan jalan yang terkesan dibiarkan.
Somasi yang ditandatangani Direktur LBH Bogor Zentoni itu langsung ditanggapi orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu. “Jalan yang ada di Kecamatan Bojong Gede tahun ini akan kita perbaiki dengan penambalan, nanti tahun 2017 mendatang baru dibeton,” kata Nurhayanti, Selasa (31/05).
Nurhayanti mengaku, telah menerima laporan kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan perbaikan jalan rusak yang dikeluhkan warga mulai dilaksanakan. “Jalan yang rusak itu, untuk sementara akan dihotmik dulu,” ujarnya.
Nurhayanti menjelaskan, kondisi jalan di Bojong Gede termasuk pada ruas Jalan Bojong Gede – Cimanggis, sudah tak layak lagi memakai aspal, karena kalau melihat kondisi, beban yang melintasi di atasnya umumnya melebihi tonase,”ungkapnya.
Nurhayanti berjanji akan meninjau lokasi, bila hingga pekan depan Dinas Bina Marga dan Pengairan tak kunjung memperbaiki jalan tersebut.
“Mari kita kawal sama-sama proyek pemeliharaan jalan di Kecamatan Bojong Gede dan kecamatan lainnya. Ibu janji akan bertindak keras, bila belum ada langkah nyata dari Dinas Bina Marga dan Pengairan,” tegasnya.
Wakil Ketua DPRD Ade Munawaroh Yanwar meminta, pemeliharaan dan perawatan jalan rusak di 40 kecamatan pengerjaannya dipercepat. “Sekarang ini waktu yang tepat untuk menambal jalan-jalan rusak, karena hujan sudah jarang turun,” kata politisi PPP tersebut.
Dari data yang dihimpun Jurnal Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor pada tahun 2016 ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp 98,3 miliar, untuk perawatan dan pemeliharaan jalan di 414 ruas yang ada di 40 kecamatan. Namun, ironisnya hingga penghujung tri wulan kedua masih banyak ruas jalan yang rusak belum diperbaiki. Sementara total jalan milik Kabupaten Bogor  yang mengalami kerusakan mencapai 435, 7 kilo meter dari 1,748 kilo meter.
“Kami mengalokasikan anggaran sebesar Rp 98,3 miliar itu, tujuannya agar tak ada jalan di Kabupaten Bogor, apalagi di Kecamatan Cibinong yang mirip kubangan kerbau,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Edwin Sumarga. (zah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *