Kelurahan Bojongkerta Deklarasikan Kampung Besek, Bima Arya Ingatkan 4 Hal

BOGORONLINE.com, Bogor Selatan – Wali Kota Bogor Bima Arya mendeklarasikan Kampung Bebersih Sarerea Pikeun Kesehatan (Besek) yang menjadi bagian Kampung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (15/9/2021).

Kampung Besek ini juga menjadi program yang akan diikutsertakan dalam lomba Program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat provinsi Jawa Barat.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam arahannya kembali mengingatkan bahwa tujuan dari lomba P2WKSS yakni satu kata perilaku. Sehingga setelah lomba ini selesai diharapkan perilaku sehat dan kesejahteraan masyarakat terbangun terus dan tidak hilang.

“Tak mudah memang, tetapi ada beberapa hal perilaku ini ingin terbangun. Yang pertama edukasi. Perubahan efek cepat atau lama, kalau dipaksa bisa berubah cepat tapi hilangnya juga cepat,” ungkap Bima kepada wartawan.

Hal kedua, lanjut Bima Arya, konsistensi, yang artinya camat, lurah dan PKK bersama dengan dinas tidak bisa sesekali saja turun ke masyarakat

“Ketiga adalah apresiasi, warga akan senang diapresiasi apalagi dirasakan hasilnya. Keempat kolaborasi, camat juga tidak bisa sendiri harus dibantu semua, dari situ pola perilaku terbangun,” imbuhnya.

Bima Arya pun berharap Kelurahan Bojongkerta bisa membangun perilaku tersebut, terlebih di masa pandemi Covid-19 adalah momentum terbaik untuk mengkampanyekan kegiatan Germas.

Sementara itu, Camat Bogor Selatan Hidayatulloh mengatakan, berkenan dengan P2WKSS, Kelurahan Bojongkerta dipilih untuk diusulkan mewakili Kota Bogor, yang pertama agar pembangunan semua sektor di wilayah bisa merata.

Di Kecamatan Bogor Selatan sendiri, sambung camat, program pembangunan semua sektor berbasis wilayah yang sudah berjalan di Kelurahan Mulyaharja dan sekarang sedang berjalan di Kelurahan Pamoyanan.

“Hari ini diharapkan Bojongkerta berjalan supaya warga juga merasakan hadirnya pemerintah di sini membantu memberikan motivasi dan memfasilitasi apa yang menjadi keinginan warga,” terangnya.

Hidayatulloh juga punya mimpi mewujudkan Kampung Wisata Religi di Kelurahan Bojongkerta dengan membangun taman baca Al Quran dan ruang publik bagi para santri. Di wilayah ini sendiri ada 20 pondok pesantren.

“Hari ini kami berupaya untuk peningkatan kompetensi warga khususnya ibu-ibu untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya secara mandiri. Seperti peningkatan kompetensi menjahit, UMKM dan lainnya. Jadi Germas ini bagian dari upaya mengubah perilaku sehingga warga yang sehat bisa menjalankan dengan baik kegiatan ekonomi di wilayah,” bebernya.

Ditempat yang sama, Lurah Bojongkerta Harry Cahyadi mengatakan, Kampung Besek digagas berawal untuk menyelesaikan permasalahan sampah di wilayahnya. Ia bersyukur saat ini telah banyak perubahan, dimana seperti sampah tertumpuk dan dibakar sembarang tempat, sekarang dikelola dengan baik bahkan ada yang dimanfaatkan untuk keperluan kegiatan pertanian maupun peternakan.

“Sampah yang tertumpuk sudah diangkut, kita dibantu DLH (Dinas Lingkungan Hidup). Dan sekarang untuk sampah organik dimanfaatkan oleh para pemuda untuk pakan maggot, sampah residu-nya diangkut oleh DLH dan sampah unorganik yang bernilai dikumpulkan dikelola Bank Sampah,” pungkasnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *