Santri Pesantren Al-Falak di Vaksin

BOGORONLINE.com, Bogor Barat – Indonesia masih berupaya dalam mengatasi pandemi COVID-19 yang telah memasuki tahun kedua sejak pemerintah mengumumkan kasus pertama pada bulan Maret 2020 lalu. Percepatan pengendalian COVID-19 menjadi fokus utama agar pendidikan maupun perekonomian kembali pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan adaptasi new normal.

Untuk mendukung program pemerintah dalam mempercepat pengendalian penyebaran kasus COVID-19 di Indonesia khususnya di di Kota Bogor, memerlukan dukungan dan peran banyak pihak termasuk masyarakat. Salah satunya dari Pondok Pesantren Al-Falak Pagentongan dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Bogor yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor.

Ketua FPK Kota Bogor, Agus Rustandi mengatakan, FPK Kota Bogor merasa terpanggil untuk turut mensukseskan program vaksinasi ini. Hari ini, Senin (20/9/2021). Pondok Pesantren Al Falak Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, melaksanakan kegiatan Vaksinasi yang dimulai dari usia 12-17 tahun dan umum.

“Syukur Alhamdulillah, dengan menjalankan Protokol Kesehatan yang Ketat, kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan lancar. Kami merasa terpanggil untuk mensukseskan program vaksinasi ini, awalnya kegiatan ini akan kami gelar di pertengahan Agustus kemarin, namun karena satu dan lain hal, kita tunda. Apa yang kita lakukan saat ini semata-mata untuk kebaikan, agar segera terbentuk Herd Immunity ditengah masyarakat ataupun lingkungan Pondok Pesantren Al-Falak,” ungkap Agus.

Ditempat yang sama, Lurah Loji, Abdul Salam mengatakan, kegiatan hari ini bekerjasama dengan yayasan Al-Falak Pagentongan, yang merupakan pesantren tertua di Kota Bogor. Tujuannya untuk mengajak semua masyarakat maupun Santri untuk mengikuti program pemerintah yaitu Vaksinasi.

“Hari ini sudah hari ke empat, ada 390 orang yang mengikuti proses Vaksinasi. Sebelumnya di Alfalakiah 840 Santri,” kata Abdul Salam.

Abdul Salam melanjutkan, saat ini sudah mencapai 97℅ dari total dari 8951 target kelurahan Loji, yang belum di vaksin sekitar 250 orang lagi. Pondok Pesantren sangat support sekali.

“Peran alim ulama sangat dibutuhkan sekali untuk mensukseskan kegiatan ini. Harapan dari kegiatan adalah agar dapat segera tercapai Herd Imunity sehingga segala kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan kehidupan kembali normal,” tandasnya.

Salah seorang pengasuh Pondok Pesantren Al-Falak, Tubagus (TB) Muhammad Asep Maulana (Kong Demang) menambahkan, pihaknya merasa bangga karena sudah turut serta dalam program pemerintah ini.

“Totalnya ada 1.050 Santri yang mengikuti Vaksinasi, kegiatan dilaksanakan selama tiga hari. Untuk Santri yang mengikuti ada dari 4 yayasan, jumlahnya 750 Santri. Untuk hari ini sudah 350 anak Santri yang mengikuti Vaksinasi, 40 orang dari umum atau warga sekitar,” TB Asep menutup.

Sedikit informasi, menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah mengamanatkan Pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang dibentuk di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.

Pembentukan FPK dilakukan oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah, serta memiliki hubungan yang bersifat konsultatif. Pemerintah menyadari, bangsa Indonesia yang multikultural dan terdiri atas berbagai suku, ras, dan etnis, dengan berbagai latar belakang budaya, adat istiadat dan agama sangat berpengaruh terhadap persatuan dan kesatuan, serta keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pembauran Kebangsaan merupakan proses penting yang dapat meningkatkan kesadaran dan perwujudan persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka pemantapan kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. (Nai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *