BOGORONLINE.com – Seorang sopir angkutan kota (angkot) yang mendadak kena serangan asma akut berhasil ditolong anggota Satlantas Polresta Bogor Kota.
Abdul Mukti, warga Kota Bogor ini dievakuasai dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara saat sedang parkir di depan pintu utama Kebun Raya Bogor, Rabu (4/5/2022) sekira pukul 16.30 WIB.
Kejadian itu bermula saat kondisi hujan Abdul Mukti yang mengemudikan angkot trayek 02 meminta bantuan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Namun, masyarakat memiliki penafsiran lain, warga mengira sang sopir tersebut sedang memanggil penumpang, seperti biasanya sopir angkot.
“Ketika itu ia berada di depan pintu satu Kebun Raya, memanggil-manggil ke arah kumpulan orang, dan masyarakat di sekitar situ berfikiran seolah-olah ia itu memanggil penumpang, jadi tidak ada yang menghiraukan dia,” ujar Kasat Lantas Polres Bogor Kota, Kompol Galih Apria, Kamis (5/5/2022).
Untunglah ada anggota Satlantas yang mengetahui hal tersebut dan dengan sigap memberikan pertolongan kepada sang sopir tersebut.
“Lalu anggota kami dari Satlantas Polresta Bogor Kota datang menghampiri, ternyata yang bersangkutan mengeluhkan sesak dada akut, sampai suaranya pun terbata-bata sesuai dengan apa yang kita buatkan video,” terangnya.
“Setelah itu dengan refleks dua orang anggota mengangkat sopir tadi ke sebelah kiri dan kendaraanmya dikemudikan oleh anggota kita, dan satu anggota dibelakang ikut dalam angkot tersebut,” kata Kompol Galih kembali.
Ia mengungkapkan, bahwa di dalam angkot ada satu penumpang dan penumpang itulah yang mengabadikan kejadian dari awal hingga akhir. Petugas membawanya ke rumah sakit terdekat.
“Lalu anggota kami langsung berinisiatif untuk membawanya ke RS Bhayangkara di Polresta Bogor Kota, karena itu rumah sakit paling dekat,” tandasnya.
Kompol Galih menceritakan, saat diperjalanan menuju rumah sakit, sang sopir terus mengeluhkan rasa sakit yang tak tertahankan lagi.
“Dengan cepat, diperjalanan juga ia sudah mengeluhkan sakit sambil terpingkal-pingkal, jadi ada ekspresi kesakitan di dada dan juga kesulitan bernafas,” terangnya.
Setibanya di Mapolresta Bogor Kota, Abdul Mukti langsung diberikan penanganan oleh RS Bhayangkara.
“Alhamdulillah tiba langsung di Mapolresta, karena juga RS Bhayangkara itu bersebalahan dengan Polresta sehingga segera ditangani oleh pihak kesehatan ataupun dokter jaga di wilayah itu,” jelasnya lagi.
Dijelaskan Kompol Galih, sang sopir diperkiraan hari ini sudah bisa keluar dari RS Bhayangkara dan kesehatannya mulai membaik.
“Saat ini dirawat, insyaallah hari ini sudah keluar, dugaan awalnya adalah asma dan sesak akut karena kelelahan. Kita sempat nanya ke pengemudi kenapa cape kaya gini masih bekerja, kenapa engga beristirahat? Terus dengan nada sedih dia menjawab ‘saya ingin cari uang pak, karena anak saya ingin mudik’,” tuturnya.
Diketahui, Abdul Mukti ingin mudik ke kampung kelahirannya di wilayah Jakarta. Pria berusia 61 tahun ini menjalani pekerjaannya sebagai sopir angkot di Kota Bogor.
Adapun anggota Satlantas Polresta Bogor Kota yang mengevakuasi saat kejadian, yaitu Aiptu Hermansyah, Aipda Amin Riyadi dan Aipda Ardan Agus.
Saat kejadian terjadi, pihak Polresta Bogor Kota langsung menghubungi pihak keluarga korban, dan untuk biaya pengobatan ditanggung oleh Kapolres Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro.
“Keluarga langsung dihubungi, dan langsung dirawat oleh RS Bhayangkara, perintah Bapak Kapolresta untuk seluruh biayanya ditanggung oleh Bapak Kapolresta Bogor Kota. Alhamdulillah nyawanya tertolong, semoga senantiasa kita selalu dilindungi dan menjadi polantas penolong jalan raya,” kata Kompol Galih. (*/Hrs)





