Komisi IV Dorong Penambahan 2 Sekolah Baru di Kota Bogor

BOGORONLINE.com – Pembangunan sekolah baru menjadi perhatian serius di Kota Bogor. DPRD Kota Bogor melalui Komisi IV mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk melakukan penambahan sekolah baru.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar mengatakan, penambahan unit sekolah baru merupakan sesuatu hal yang mendesak. Mengingat banyak kasus sekolah roboh dan minimnya jumlah sekolah negeri juga menjadi dasar bagi DPRD untuk mendorong pembangunan sekolah baru.

“Sejauh ini kan rencana penambahan sekolah baru hanya satu unit saja di Kayumanis. Nah kami meminta agar ada penambahan dua unit lagi, selain Kayumanis,” ujar Karnain, Senin (20/6/2022).

Untuk itu, penambahan sekolah baru ini juga didorong oleh DPRD untuk dimasukkan ke dalam perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor.

Sementara, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Said Muhammad Mohan menyatakan bahwa lembaganya tidak sepakat dengan Pemkot Bogor terkait jumlah penambahan sekolah baru, terbilang satu unit di RPJMD.

“Kebetulan saya di Pansus RPJMD, kita kan dalam tanda kutip mendesak Pemkot Bogor untuk menambah sekolah baru. Kan sebaran sekolahnya kurang banyak, kita minta tambahan sekolah baru. Di RPJMD itu 1 unit, pasti yang di Kayumanis. Nah kita tidak sepakat, waktu itu ketua pansusnya menyatakan bahwa ini tidak bisa,” tegas Mohan.

Dia pun melanjutkan bahwa Bappeda telah sepakat dengan penambahan jumlah sekolah baru. Dalam kajian pendidikan dan sebaran sekolah sudah ada dan sudah selesai dilakukan oleh Bappeda dengan hasil yang menjelaskan bahwa di Kota Bogor perlu ada 30 unit sekolah, sedangkan jumlah sekolah saat ini baru 20 unit.

Oleh karenanya, pihaknya meminta hasil kajian tersebut disinkronkan dengan perubahan RPJMD Kota Bogor. Dirinya juga mendorong agar pekerjaan rumah wali kota ini bisa diselesaikan sebelum masa jabatannya berakhir.

“Untuk dua unit sekolah baru kata mereka (Pemkot Bogor) tahun ini selesai. Makanya kita dorong agar dua unit baru ini bisa diekspose saat perubahan APBD 2022 nanti,” ucapnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *