Cariu – bogoronline.com-Sedikitnya empat Sekolah Dasar milik pemerintah di wilayah kerja UPT Pendidikan Cariu memiliki siswa kurang dari 90 orang. Keempat sekolah itu yakni, SDN Neglasari Cikutamahi, SDN Babakan Raden 1 Babakan Raden, SDN Cikole Kutamekar dan SDN Babakan Cangkudu Tegal Panjang.
“Pemerintah mesti memikirkan permasalahan ini. Karena jika dibiarkan, dapat berpengaruh kepada kwalitas dan mutu pendidikan di wilayah tersebut,” kata salahsatu warga Cariu, Asep Sulaeman kepada bogoronline.com, Rabu (24/8).
Menurut dia, dengan kurangnya siswa pada sekolah itu, dapat berpengaruh terhadap semangat guru dalam memberikan pelajaran. Karena selain kurangnya penghasilan, dapat pula berdampak kepada kondisi sekolah yang tidak terawat karena kurangnya dana. Sementara, jumlah siswa mempengaruhi jumlah dana BOS.
Karena itu, dirinya meminta Pemkab Bogor memikirkan sekolah tersebut supaya siswanya dapat bertambah. Salahsatu cara yang paling baik, melakukan merger atau penggabungan dengan sekolah terdekat.
“Kalau siswanya kurang dari seratus orang, pemasukan dari dana BOS akan berkurang pula. Membuat operasional sekolah tidak maksimal, sehingga dapat berakibat kepada mutu pendidikan di Kabupaten Bogor” pungkas ketua DPC Nasdem Kecamatan Cariu ini. (Yusuf)





