BPMPT Kota Surakarta Timba Ilmu Ke BPMPTSP Kabupaten Bogor

CIBINONG- bogoronline.com – Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kota Surakarta melakukan kunjungan kerja ke Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kabupaten Bogor, Selasa (29/3). Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai mekanisme perizinan diberbagai sektor di Kabupaten Bogor.

Kepala BPMPTSP Kabupaten Bogor, Yani Hasan mengakui, sangat mengapresiasi dan bangga dengan kunjungan yang dilakukan BPMPT Kota Surakarta, artinya BPMPTSP Kabupaten Bogor mendapatkan kepercayaan yang positif sehingga mereka berkenan melakukan study banding dan sharing mengenai mekanisme, program yang diterapkan hingga kendala perizinan di Kabupaten Bogor.

“Ini menjadi motivasi untuk kami, dengan kegiatan ini kami bisa melakukan sharing dan bertukar informasi mengenai perizinan. Tentu ini kepercayaan yang harus kami jaga bahkan harus kami tingkatkan, mulai dari kinerja prestasi hingga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga kita layak dan maksimal menjadi BPMPTS percontohan bagi BPMPT lainnya,” tutur Yani.

Sementara itu, Kepala BPMPT Kota Surakarta, Toto Amanto menuturkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari bidang Infomasi Teknologi mengenai BPMPTSP Kabupaten Bogor selain memiliki sejumlah prestasi, BMPTSP juga sudah sangat bagus dalam mengelola perizinan di Kabupaten Bogor dan menjadi badan penghasil yang berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Keputusan kami melakukan study banding ke BPMPTSP Kabupaten Bogor memang sangat tepat, alhamdulilah kami banyak mendapatkan pengetahuan baru dan ilmu yang bermanfaat untuk bagaimana mengelola perizinan dengan optimal,” katanya.

Katanya, proses perizinan di Kabupaten Bogor sudah dilakukan secara online, “kami kebetulan bukan badan penghasil untuk itu berbagai informasi bisa kami terapkan disana sehingga kedepannya kami bisa menjadi Badan penghasil yang dapat meningkatkan pembangunan Kota Surakarta,” imbuhnya. (BO/Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor)