RTRW Tinggal Nunggu Surat Menteri Ferry

Cibinong – Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Bogor, kini hanya tinggal menunggu surat dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) untuk kemudian dibuat menjadi sebuah Peraturan Daerah (Perda).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah menjelaskan, tahapan ekspose telah dilaksanakan pada 23 Maret lalu. Intinya, kata dia, semua pihak sepakat untuk mempercepat penyelesaian revisi RTRW Kabupaten Bogor.
“Ekspose sudah selesai. Tinggal menunggu surat saja dari Kementerian ATR. Semua sih sepakat untuk percepatan revisi ini. Ini berkaitan dengan kebijakan regional dan nasional. Salah satunya pembuatan waduk Cipayung dan Sukamahi,” katanya Rabu (30/03).

Ifah menambahkan, ekspose diperlukan untuk mendengarkan alasan revisi, apa saja yang direvisi, administrasi proses dan mekanisme revisi RTRW. “Secara garis besar, untuk kawasan puncak itu di RTRW sebelumnya, tidak ada memang untuk pembuatan waduk,” ujarnya.

Pembangunan Waduk Megamendung dicetuskan mantan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, yang kini menjabat Presiden RI. Ekspektasi pembangunan waduk ini adalah untuk menahan aliran air Sungai Ciliwung, ke Jakarta saat musim penghujan.

“Dengan adanya Waduk Megamendung, saat hujan turun tak langsung mengalir ke Jakarta, tapi ditahan di waduk, sebagai cadangan air disaat musin kemarau,” pungkasnya. (zah)