by

Rumah Supardi Ambruk Digerus Longsor

Cigombong – bogoronline.com – Sebuah rumah yang berdiri di tepian jurang tanpa Tebing Penahan Tanah (TPT) yang berbatasan dengan perumahan Lido Permai di Kampung Cihateuri RT 3/9, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, ambrol pada Selasa, (01/03/2016), malam saat hujan terus mengguyur.

Akibat peristiwa tersebut, bagian belakang rumah sederhana milik Supardi (48) hancur. Tembok pembatas pun terbawa longsoran tanah.

Supardi menuturkan, bencana terjadi Selasa pagi, sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Saat itu dirinya bersama sang istri tengah berada di halaman belakang rumahnya yang kini amblas.

“Saat kejadian saya sedang membetulkan kandang ayam dan istri saya sedang mencuci baju. Tiba – tiba tanah yang kami pijak longsor dan menarik tubuh istri saya ke dasar tebingan. Untungnya istri saya selamat meskipun tangannya patah dan luka luka,” tutur lelaki setengah baya, yang kesehariannya menjadi pengurus mesjid di Perumahan Lido Permai itu, Rabu (02/03/16).

Karena terbentur kondisi ekonominya yang pas pasan, keluarga Supardi hanya bisa pasrah dengan bencana yang dialaminya. Meskipun kondisi rumahnya saat ini rusak dan rawan terjadinya longsor susulan, Supardi terpaksa harus bertahan di tempat tinggalnya, meski diakuinya dihantui perasaan was was.

Sementara itu, Ida, Ketua RT setempat, mengatakan, paska bencana pihaknya sudah melaporkan ke pemerintah desa, yang langsung melakukan peninjauan ke lokasi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada penanganan dan bantuan dalam bentuk apapun yang diterima korban.

“Staf desa kemarin sudah ada yang meninjau lokasi, tapi sampai hari ini belum ada bantuan yang datang”, kata ketua RT.

Saat dikonfirmasi, pemerintah kecamatan setempat melalui Kepala Unit Polisi Pamong Praja (Kanit Pol PP) Kecamatan Cigombong, mengaku telah melakukan penanganan di lokasi bencana.

“Kami sudah melakukan evakuasi korban, mengadakan gotong royong memperbaiki rumah korban dan telah melaporkannya ke BPBD,” kilah Kanit Pol PP, Somantri, dalam pesan singkatnya.

Ironisnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengaku belum menerima laporan. “Waduh, kami belum ada laporan. Tar dicek via pemerintah desa,” tandas Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Bogor Budi Aksomo. (Edwin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *