Saat Dibekuk, Bripka IM sedang Piket di Polsek Leuwiliang

Leuwiliang, bogoronline.com – Narkoba benar-benar telah menyusup ke semua lini. bahkan aparat penegak hukum yang mestinya memerangi barang haram tersebut, justru menjadi pengedar.

Oknum polisi anggota Unit Sabhara Polsek Leuwiliang, Bripka IM ditangkap aparat gabungan atas kepemilikan 21,40 gram narkotika jenis sabu, Sabtu (19/3/2016) malam.

Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto mengatakan, dari tangan Bripka IM, petugas tidakk hanya mengamankan narkoba jenis sabu.”kami juga menyita senjata jenis air soft gun, dua telepon genggam serta dua buah buku tabungan dengan nilai total Rp 38 juta,” ujarnya.
Suyudi mengungkapkan, kasua ini terungkap setelah pihaknya mendapat laporan adanya keterlibatan anggota polisi dalam peredaran narkoba. “kemudian saya perintahkan anggota Sat Narkoba untuk ke Polsek Leuwiliang. Saat bersamaan, tersangka sedang piket dan langsung kami amankan,” kata Suyudi Ario Seto lewat keterangan resminya, Minggu (20/3/2016).

Sebelum menangkap pelaku, kata Suyudi, tim sat narkoba yang dipimpin langsung oleh
Kasat Narkoba, AKP Yuni Purwanti Dewi didampingi Provost Polres Bogor, Aiptu Dadang menuju ke Kodim 0621/Kabupaten Bogor untuk berkoordinasi dengan Kodim 0508 Depok.

“Supaya tidak menimbulkan kegaduhan. Soalnya tersangka sedang piket. Akhirnya disepakati, IM diantar ke depan sebuah minimarket,” jelas Suyudi.

Dari penggeledahan di depan minimarket ini, ditemukan empat paket sabu dalam plastik bening warna putih siap edar yang disembunyikan di dalam sepatu dinas. “Dari situ baru kami kembangkan dengan menggeledah dua lokasi tempat tinggal pelaku,” tambahnya.

Dalam pengakuannya, kata Suyudi, pelaku membeli sabu dari bandar di Terminal Depok yang biasa dipanggil Abang, sepekan lalu seharga Rp 25 juta. tim masih memburu sindikat tersebut (ful)