Alun-Alun Kumuh Cermin Muspika Jonggol

Jonggol, bogoronline.com-Alun-alun Jonggol yang menjadi ikon kota itu kondisinya memprihatinkan karena tidak terawat. Selain dijadikan tempat buang hajat bagi beberapa sopir yang mangkal, bagian sudutnya juga jadi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) bagi Pedagang Kaki Lima (PKL).

Sehingga, tempat yang merupakan jantung kota Jonggol itu terlihat kumuh lanaran tidak terurus. Padahal, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengucurkan dana melalui APBD untuk pembangunan dan perawatannya. Namun pemerintah setempat yakni Muspika Jonggol tidak bisa merawatnya.

“Ini kejadian tragis, karena lokasinya persis berada di tengah kota. Dan juga unsur muspika yaitu kantor Kecamatan, Koramil dan Polsek Jonggol berada di lokasi itu,” kata salahsatu warga Jonggol, Eko kepada bogoronline.com kemarin.

Menurut dia, dengan kondisi seperti itu terkesan menggambarkan bagaimana unsur muspika menangani Jonggol. Padahal, kalau muspikanya serius menjaga keindahan alun-alun, tidak akan sulit.

“Didalamnya ada taman dan tempat olah raga, yang sering digunakan anak sekolah. Tidak akan sulit menjaga kebersihannya. Saya yakin semua bisa diatasi kalau muspika memperhatikan hal itu” tandasnya. (Yusuf)