Cibinong – Pelaksanaan PON ke – XIX di Jawa Barat makin mepet, Kabupaten Bogor, yang diberikan kepercayaan menggelar pertandingan beberapa cabang olah raga, dituntut menyelesaikan sarana dan prasarana, seperti Jalan Lingkar Stadion Pakansari, yang belum rampung, lantaran sebagian lahannya masih ada kuburan yang belum direlokasi.
“Kuburan ini menjadi kendala, proyek pembangunan Jalan Lingkar Stadion belum selesai,” kata Anggota Tim Pembebasan Lahan Dinas Bina Marga dan Pengairan Rameni, kepada wartawan ditemui usai pengukuran ulang lahan kuburan yang terkena proyek jalan lingkar, Rabu (06/04).
Pengukuran ulang, dilaksanakan Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor. “Luas lahan kuburan itu totalnya mencapai 7.630 meter persegi, tapi tidak kita bebaskan sekitar 3.000 meter,” ujar Remeni.
Rameni mengatakan, lahan yang dipakai jalan, nantinya akan diganti Pemerintah Kabupaten Bogor luasnya dua kali lipat dari 3.000 menjadi 6.000 meteran. “Dari total 147 makam yang akan direlokasi, satu diantaranya dikeramatkan oleh warga, katanya sih makam Prabu Surya Kancana alias Raden Ismail, salah satu Raja Pajajaran,” jelasnya.
Rameni lebih lanjut mengatakan, dari total 147 makam, ada sekitar 43 yang belum diketahui ahli warisnya. “Tapi kami tetap merelokasinya, penyerahan uang kerohiman untuk pemindahan diserahkan kepada pengurus makam,” ujarnya.
Harto, petugas ukur, Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor menambahkan, pengukuran ulang ini untuk memastikan luas lahan kuburan yang dibebaskan sesuai. “Karena yang dipakai jalan hanya 3.000 meteran, sisanya sekitar 4.630 meter tetap dijadikan TPU,” terangnya.
Siran, sesepuh warga Kelurahan Pakansari mengatakan, sebelumnya dalam siteplan lama, lahan TPU tidak kena proyek, tapi karena ada perubahan sebagian lahan makam masuk ploting pembangunan jalan.”Site plane dulu, TPU Pakansari ini tidak direlokasi dan jalan lingkar saat ini melebar keluar, hingga makam direlokasi,” ungkapnya.
Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Eddy Wardani sebelumnya mengatakan, relokasi makam di Jalan Lingkar Stadion Pakansari seharusnya rampung tahun 2015 lalu, namun karena adanya kendala relokasi baru bisa direalisasikan tahun ini.
“Setelah 147 makam atau kuburan itu direlokasi, proyek pembangunan jalan lingkar itu akan secepatnya dilaksanakan, dan sekarang proyek itu masih dilelangkan di Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (KLPBJ),” terangnya.
Dari informasi yang dihimpun Jurnal Bogor proyek pembangunan jalan lingkar tersebut dianggarkan sebesar Rp 28 miliar, anggarannya bersumber dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Pembangunan jalan lingkar ini kita kebut, karena untuk mendukung pelaksanaan PON, di mana Stadion Pakansari dipercaya menggelar beberapa pertandingan cabang olah raga, diantaranya sepak bola dan atletik,” pungkas Eddy. (zah)





