Kelola Sampah Jadi Tenaga Listrik Radjab Gaet Investor Negeri Pizza

Cibinong – Direktur PT. Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) mau mengaet investor dari negeri Pizza Italia, untuk diajak kerja sama membangun proyek listrik tenaga sampah (PLTSa).

“Kalau tidak ada halangan dalam waktu dekat ini, GGE. Ltd perusahaan asal Italia itu akan menandatangani nota kesepakatan dengan PPE,” kata Direktur Utama PT. PPE Radjab Tampubolon, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (06/04).

Menurut Radjab, perusahaan asal negeri yang pernah dipimpin Benito Mussolini berpengalaman dalam mengelola sampah di Italia menjadi energi listrik. “Mereka datang ke Bogor, tujuan mempelajari kemungkinan menjalin kerja sama dengan PPE,” ujarnya.

Radjab mengatakan, teknologi yang dipakai GGE, Ltd Italia lebih efiesien dibandingkan
Runh Power Corporation, perusahaan energi asal Tiongkok. “Teknologi GGE Italia lebih ramah lingkungan, karena telah menggunakan teknologi canggih, ketimbang yang ditawarkan perusahaan asal Tiongkok,” terangnya.

Meski demikian Radjab menegaskan, perusahaan asal Tiongkok masih ikut serta dalam proyek ini. “Artinya ada tiga negara yang akan mengembangkan proyek energy listrik tenaga sampah, yakni Indonesia, Tiongkok dan Italia,” tegasnya.

Menurut Radjab, dalam waktu dekat (April 2016) CEO dari masing-masing perusahaan (CGE Itali, RPC Cina dan PPE Cibinong) akan bertemu di Indonesia untuk melanjutkan pembicaraan proyek ini. “Selain teknologi, pembicaraan nanti juga membahas soal besaran investasi yang ditanamkan untuk proyek ini,” pungkasnya.

Berdasarkan penelusuran Jurnal Bogor, GGE Italia ini merupakan sebuah perusahaan yang bergerak disektor industrial air technology yang beroperasi sudah 35 tahun dibidang pembersihan udara baik di Italia maupun di negara-negara Eropa. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.