by

Minim Perawatan Tiang Kios Pasar Gembrong Ambruk

Kota Bogor – bogoronline.com -Pasar Gembrong/Sukasari tiba-tiba saja ambruk di salah satu tiang kiosnya, Pasar yang berdiri sejak 29 tahun silam ini seolah tak kuasa menahan beban diatasnya. Beruntung, Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pasar yang terletak di jalan Siliwangi Kecamatan Bogor Timur ini, Kian Hari kondisinya kian memprihatinkan.

Salah satu pemilik kios, Asep mengungkapkan, Ketika dirinya sedang beristirahat, Dirinya melihat ada kejanggalan yang terjadi di tiang salah satu tiang kios yang sudah setahun ini tidak di isi dan dibiarkan kosong, Dirinya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Unit PD PPJ.

“Saya sudah 10 tahun usaha disini, Kejadian sekitar jam 11.55 WIB. Saya sedang istirahat, Tiba – tiba ada keanehan yang terjadi pada tiang kios bekas pa Ferry, Tiang tersebut melengkung, Lalu saya lapor ke kantor PD PPJ, Tak lama kemudian terdengar suara Bruk, Tiang itu roboh dan menimpa etalase kaca, Kontan saja pedagang dan pengunjung pasar pada saat itu panik hingga ada yang lari keluar gedung untuk menyelamatkan diri,” Ungkap Asep Kepada wartawan Pada Selasa (5/4/16).

Asep menambahkan, deretan kios tersebut memang sudah kosong di tinggalkan oleh pemilik sebelumnya sejak setahun lalu, dikarenakan kalo hujan air suka rembes, sehingga para pemilik kios pada pindah.

“Kejadian seperti ini pernah terjadi, Tapi tidak sebesar yang sekarang ini, Biasanya hanya dinding yang mengelupas saja,” Tandasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PD PPJ Syuhairi Nasution, Mengakui jika sebagian bangunan tersebut memang sudah rusak dan tak layak di gunakan karna lapuk dimakan usia. Pada tahun 2015 lalu, Pasar Gembrong telah dites uji kelayakan bangunan oleh Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) dan hasilnya menunjukan kondisi bangunan pasar tidak layak, Dan Revitalisasi Pasar Gembrong sudah masuk dalam skala prioritas Kami.

“Kalau kami kan hanya meneruskan perencanaan dari Direksi yang lama, Sehingga untuk pembangunan pasar Gembrong akan diprioritaskan di tahun 2017,” Pungkasnya. (bunai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed