Rancangan Rumah Unik Dari Kontainer

bogorOnline.com
Diambil dari salah satu media online nasional, bagaimana jika kontainer dibentuk menjadi rumah. Contohnya, rumah yang satu ini, dengan mengadopsi gaya modern kontemporer yang berpadu dengan nuansa industrial rumah ini menggunakan kontainer sebagai pembentuk massa bangunan.

Sebanyak empat kontainer dipersiapkan sebagai pembentuk massa bangunan dua lantai yang berdiri di atas lahan seluas 155 m2. Arsitek “bermain” dengan empat warna cerah (standout) yang dikomposisikan untuk menegaskan keberadaan empat kontainer yang digunakan.

Dua kontainer di bagian depan sebagai ikon rumah dipasang saling bersilangan dan setengah melayang (floating). Sementara itu, dua kontainer lainnya ditumpuk di sisi belakang rumah. Sebagai kontras terhadap elemen kontainer tersebut, sebagian massa bangunan dirancang secara konvensional dengan dinding batu bata atau beton. Solusi ini sekaligus menyatukan keinginan pasangan pemilik rumah ke dalam suatu komposisi desain arsitektural yang harmonis.

Untuk bukaan cahaya dan bukaan udara, arsitek melakukan pemotongan di beberapa bagian kontainer. Proporsi bagian yang dipotong diperhitungkan secara matang agar karakter kontainer tetap tampil dominan. Untuk jendela, arsitek lebih memilih model jendela nako yang lebih compact dan tetap dapat dibuka ketika hujan turun.

Efek panas di dalam ruangan yang ditimbulkan oleh elemen logam dari kontainer diantisipasi dengan penerapan sistem insulasi. Di atas kontainer terdapat rangka-rangka dengan wiremesh yang dipersiapkan untuk tempat tanaman rambat sebagai layer pertama insulasi. Arsitek juga menggunakan glass wool dan kayu jati Belanda di langit-langit kontainer sebagai layer insulasi kedua dan ketiga.

Desain rumah ini menerapkan prinsip reusedan reduce. Prinsip reuse terwujud melalui pemanfaatan kembali potongan-potongan kontainer untuk bagian-bagian bangunan yang lain, penggunaan kayu jati Belanda bekas palet, serta pemaanfatan setiap bagian dari lahan rumah ini. Sementara itu, penerapan prinsip reduce diwujudkan melalui penggunaan lantai dan dinding beton ekspos untuk mengurangi penggunaan keramik dan cat atau penggunaan dinding bata ekspos untuk mengurangi penggunaan semen plesteran.

Bidang-bidang miring dibuat untuk “memecah” dominasi dan kekakuan bidang geometris kontainer. Dinding batu bata yang melindungi area kamar tidur diekspos dan hanya dilapis dengan cat putih. Penyusunan batu bata sebagian diberi jarak sebagai “lubang” masuknya udara dan cahaya ke dalam kamar tidur. Jarak antarbatu bata dibuat tidak seragam sehingga membentuk gradasi visual dan efek bayangan yang unik.(rul)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. I do accept as true with all the ideas you have presented in your
    post. They’re very convincing and can definitely work.
    Nonetheless, the posts are too brief for novices. Could you please lengthen them a little from subsequent time?
    Thanks for the post.