by

Jalan Cidangiang Kumuh, Serta Jadi Terminal Bayangan

Kota Bogor – bogoronline.com
Di saat kota Bogor bersama dengan 45 Kota lain nya di dunia yang memiliki komitmen ramah lingkungan sedang mempromosikan kota nya untuk mendapatkan penghargaan kota sehat dengan cara mem-vote We Love Bogor melalui sosmed.
Jalan Cidangiang yang lokasinya tak jauh dari jalan utama menuju Kota Bogor melalui Tol Jagorawi tersebut, Terlihat semakin kumuh saja dan terkesan tidak terawat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor seolah tutup mata dengan kondisi yang terjadi di Jalan tersebut, Bahkan saat ini, di jalan tersebut sudah lama menjadi ‘Terminal Bayangan’. Seperti kita semua ketahui, Lokasi tersebut bukanlah terminal ataupun halte pemberhentian angkutan umum. Namun ditempat tersebut banyak terdapat kendaraan-kendaraan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) termasuk Taxi liar yang ngetem dan parkir dengan waktu sangat lama sambil menunggu penumpang.
Anggota Komisi C DPRD Kota Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan, Budi mengatakan, Pihaknya menyoroti tajam terkait adanya terminal bayangan di jalan Cidangiang serta kumuhnya kawasan tersebut.
“Harusnya kawasan itu menjadi bersih dan tertib, karena sudah ada JPO yang bagus di situ. Tidak boleh juga lokasi Jalan Cidangiang itu dijadikan terminal, karena fungsinya bukan untuk terminal, tetapi untuk JPO dan halte bus trans pakuan,” kata anggota Komisi C DPRD Kota Bogor.
Budi menambahkan, Jika dilihat melalui tata ruang, kawasan Jalan Cidangiang tidak boleh dijadikan terminal, dan kendaraan-kendaraan angkutan umum, tidak boleh ngetem atau menunggu penumpang disitu. Lokasi untuk pengambilan penumpang atau menunggu penumpang adalah di terminal Baranangsiang yang berada di sebrang Jalan Cidangiang.
“Pemerintah Kota Bogor melalui DLLAJ dan pihak Kepolisian harus segera menertibkan kendaraan-kendaraan yang ngetem maupun menunggu penumpang di Jalan Cidangiang. Jadi kendaraan yang membuat kumuh kawasan Jalan Cidangiang harus ditindak tegas, karena lokasi itu bukan terminal,“ tegasnya.
Terpisah, Kasi Pengendalian dan Penertiban (Daltib) DLLAJ Kota Bogor, Empar Suparta mengatakan, Tidak ada terminal bayangan di kawasan Jalan Cidangiang, dan kendaraan seperti L300 jurusan Bogor-Sukabumi maupun Taxi, tidak boleh ngetem di Jalan Cidangiang. Lokasi itu hanya untuk halte bus Trans Pakuan, Jadi tidak boleh ada kendaraan selain bus Trans pakuan yang ngetem di kawasan tersebut. Tapi Empar pun mengakui, Jika pihaknya kesulitan untuk menertibkan kendaraan-kendaraan di Jalan Cidangiang, karena harus dilakukan operasi bersama diantaranya dengan pihak Satlantas Polres Bogor Kota dan UPT terminal Baranangsiang.
“Penertiban kawasan itu harus dilakukan bersama-sama, oleh pihak kepolisian dan terminal Baranangsiang. Dalam waktu dekat, Kita akan agendakan penertiban di kawasan tersebut,” janjinya.
Sementara itu, Andri warga sekitar Jalan Cidangiang mengeluhkan hal yang sama, Kumuhnya kawasan Jalan Cidangiang, karena di kawasan yang seharusnya menjadi akses pintu masuk ke kawasan pemukiman dan lokasi wisata supermarket, menjadi tidak asri dan indah lagi.
“Kita sebagai warga sekitar tentunya merasa risih dan prihatin dengan kondisi jalan Cidangiang, karena sekarang lokasi itu dijadikan terminal Bayangan. Lihat saja tiap pagi, siang, sore maupun malam, ramai sekali kendaraan L300 dan Taxi di lokasi itu, padahal ini bukan terminal. Kami minta Pemkot Bogor segera melakukan tindakan,” harapnya.(bunai)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *