by

Menatap Wajah Pribumi, Kake Si Penjual Pisang

bogorOnline.com
Disadur dari salah satu media online nasional, sosok pejuang keluarga yang memiliki keterbatasan pengelihatan dan sudah lanjut usia yang masih mau berusaha untuk menghidupkan keluarga.
Walaupun tidak memiliki penglihatan sebagai orang yang normal masih mau berusaha tanpa mengharapkan pamrih dari orang lain. Dengan menjual pisang, ia ingin mendapat untung untuk menghidupi keluarganya.
Memulai peruntungannya di pagi hari untuk berjualan pisang kake bergegas menuju pasar tiap pagi.
Meskipun berjualan di seberang pasar, itu tidak masalah baginya asalkan yang diperoleh dari hasil keringat sendiri dan halal. Walau hasil yang diperoleh dari dagangannya tidak seberapa, ia merasa bahagia karena bisa menghidupi keluarganya dari hasil yang halal.
Kakek ini sosok pejuang keluarga yang memiliki keterbatasan pengelihatan yang masih mau berusaha untuk menghidupkan keluarga.
Semenjak ia berdagang, yang ia terapkan adalah sistem yang bersih dan jujur supaya dagangan ramai pembeli.
Suatu hari ia pernah mengalami kerugian. Ia menjadi korban penipuan saat berjualan. Seorang pembeli mendatanginya dengan membeli tiga sisir pisang seharga empat puluh lima ribu rupiah. Dibayar dengan uang senilai sepuluh ribu rupiah dan mengatakan padanya itu adalah uang seratus ribu rupiah.
Jadi, ia mengembalikan kembaliannya kepada penipu tersebut. Dikarenakan memang ia mempunyai kekurangan pada pengelihatannya, penipu tersebut telah memperoleh pisang gratis serta mendapatkan uang.
Semoga kisah ini bisa menjadi pelajaran agar kita bisa lebih mensyukuri nikmat dan anugerah yang telah Tuhan Yang Maha Esa berikan kepada kita.(rul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed