by

Tahun 2016 Baru Satu Paket Proyek yang Rampung Dilelang Kinerja Bina Marga Dipertanyakan

Cibinong- bogoronline.com – Bupati Nurhayanti diminta mengevaluasi Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan. Pasalnya, kinerja sang kepala dinas dalam beberapa tahun belakang ini cenderung menurun ditandai banyaknya program yang tidak terserap.

 

“Dari total alokasi anggaran Rp Rp 961 miliar di tahun 2015 lalu yang terserap hanya Rp 609 miliar atau skitar 63 persen. Selebihnya Rp 352 miliar dimasukkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SILPA 2015,” kata Sekretaris Fraksi Rostarasi Kebangsaan DPRD Kabupaten Bogor, Hendra Budiman , Rabu (11/05).

 

Tingginya SILPA di lingkup Dinas Bina Marga dan Pengairan kata politisi Partai Nasdem, sangat mengecewakan, pasalnya program yang dialokasikan untuk dinas pimpinan Eddi Wardhani berhubungan langsung dengan kepentingan hajat hidup orang banyak. “Bupati harus berani melakukan evaluasi, sebab jika tidak ini akan menjadi preseden buruk,” tegasnya.

 

Tingginya SILPA tahun 2015 diprediksi bakal terulang kembali di tahun 2016 ini. Pasalnya dari ratusan paket proyek di Dinas Bina Marga dan Pengairan yang akan dilaksanakan di tahun 2016 ini, dari data Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (KLBJ) baru satu paket proyek pisik yang rampung dilelangkan.

 

“Paket yang beres dilelangkan di Dinas Bina Marga dan Pengairan totalnya ada dua, satu pisik dan satunya konsultan perencana untuk proyek pembangunan Jalan Raya Cibinong – Bojong Gede,” kata Kepala Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (KLPBJ) Budi CW, kepada wartawan Rabu (11/05).

 

Ketua Komisi III DPRD Wawan Haikal Kurdi turut menyesalkan, masih banyaknya paket proyek di Dinas Bina Marga dan Pengairan yang belum dilelangkan.

 

“Pada awal pembahasan anggaran tahun 2016, kami sudah meminta kepada Pak Edwar, agar paket proyek baik itu berupa jalan maupun irigasi yang nilainya di atas Rp 1 triliun dilelang pada triwulan pertama. Ini penting untuk mencegah terjadinya program yang tidak terserap, seperti tahun 2015 lalu,” ujar politisi Partai Golkar ini.

 

Komisi III kata Wawan berencana memanggil kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, untuk mempertanyakan persoalan tersebut. “Kita sudah mengagendakan menggelar rapat kerja dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan, salah satu materinya mengenai pelelangan,” ungkapnnya.

 

Selain masih ada ratusan paket yang belum dilelangkan, kinerja Dinas Bina Marga dan Pengairan juga mendapatkan sorotan, terkait banyaknya ruas jalan dihampir seluruh kecamatan yang kondisinya rusak parah, termasuk di kawasan Ibu Kota Kabupaten Bogor, Cibinong.

 

“Tiap tahun, kami mengalokasikan anggaran hingga puluhan miliar untuk perawatan dan pemeliharaan jalan, namun anehnya hingga triwulan kedua jalan-jalan rusak tersebut, tak kunjung diperbaiki,” kata Hendra Budiman. (Zah)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed