Alasan Pendapatan Menurun Tiga Perusahaan Belum Memberikan THR

Cibinong – bogoronline.com – Tiga perusahaan di Kabupaten Bogor, terpaksa menangguhkan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Akibatnya, ribuan buruh terancam tidak dapat membelikan baju baru buat anggota keluarganya untuk dipakai di Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Tiga perusahaan itu belum membayar THR yang menjadi kewajibannya, karena mereka mengaku kesulitan keuangan, imbas dari turunnya pendapatan,” kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Yous Sudrajat, kepada wartawan Rabu (29/06).

Tiga perusahaan tersebut kata Yous, semua bergerak di industri garmen, yang memang pendapatan perusahaannya bergantung pada tingginya order atau permintaan. “Memang dalam Peraturan Menteri (Permenaker) Nomor 6 tahun 2016, pemberian THR paling lambat H – 7,” ujarnya.

Yous mengungkapkan, selain THR, ada satu perusahaan yang belum juga membayar gaji atau upah bulan Juni kepada para pekerjanya. “Kalau THR ada toleransi waktu lah, tapi, kalau gaji kami meminta perusahaan tersebut segera membayarnya, jika tidak kami dengan sangat terpaksa melaporkannya ke Menteri Tenaga Kerja,” tegasnya.

Ketua DPC SPN Kabupaten Bogor Agus Sudrajat meminta, pengawas ketenagakerjaan lebih teliti dan tegas kepada perusahaan yang mengabaikan kewajibannya membayar THR.

“Pemberian THR itu disesuiakan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK), artinya tidak boleh lebih THR yang diberikan kepada pekerja tak boleh lebih rendah dari UMK,” ujarnya. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.