Antisipasi Peredaran Telur Busuk, PD. Pasar dan Diskoperindag Gelar  Razia

Cibinong – bogoronline.com – Keberhasilan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, membongkar peredaran telur ayam tak layak konsumsi, membuat khawatir warga di Kabupaten Bogor. Pasalnya, peredaran telur busuk itu tak menutup kemungkinan sudah masuk wilayah Bumi Tegar Beriman.
“Jarak antara Kota dengan Kabupaten Bogor kan hanya beberapa kilo meter saja, kemungkinan telur tak layak konsumsi masuk kepasar-pasar di Kabupaten Bogor bisa saja terjadi,” kata Ketua Komisi I DPRD Yuyud Wahyudin.
Yuyud meminta, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan bersama PD. Pasar Tohaga, segera menggelar razia , sebagai langkah antisipasi. “Kami sih berharap, telur busuk tak masuk Kabupaten Bogor, tapi untuk pastinya, kita minta Diskoperindag dan PD. Pasar Tohaga langsung merazia pedagang telur, khususnya yang menjual telur dari luar Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Isni Jayanti, humas PD. Pasar Tohaga, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/06) mengatakan, sejak ditemukannya telur tak layak konsumsi masuk kepasar-pasar di Kota Bogor, jajaran direksi telah mengeluarkan instruksi kepada para kepala unit di 24 pasar melakukan razia.
“Razia itu melibatkan Diskoperindag dengan mendatangani para pedagang telur di Pasar Cibinong dan Citeureup, hasilnya Alhamudulillah tidak ada, karena para pedagang menjual telur lokal, sementara yang busuk itu berasal dari Jawa Tengah,” jelasnya.
Selama Ramadhan hingga jelang Idul Fitri, kata Isni, PD. Pasar Tohaga akan menggelar beberapa razia, tujuannya untuk memastikan semua bahan makanan yang dijual di pasar-pasar tradisional kondisinya layak konsumsi.
“Selain itu, razia juga dimaksudkan untuk mencegah tindakan penimbunan bahan makanan, khususnya sembako oleh pedagang nakal. Razia nanti,  kami akan melibatkan atau menggandeng unsur Kepolisian,” terangnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Diskoperindag Jona Sijabat menegaskan, razia nanti tak hanya di pasar-pasar tradisional saja, tapi juga pasar modern, seperti supermarket. “Intinya, dalam razia nanti, pengelola supermarket tak ada yang menjual makanan kadaluarsa atau habis masa berlakunya,” tandasnya. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.