Sidang PT.LKM, Tergugat Ajukan Bukti Baru

Cibinong-bogoronline.com-Sidang lanjutan gugatan pimpinan direksi Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan (PDPK) Bogor, Syaeful Anwar, terhadap Bupati Bogor, Gubernur Jawa Barat dan PT.Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Bogor nomor 260/PDT.G/2015/PN-CBI yang digelar di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Cibinong berlangsung singkat.

Pasalnya, para tergugat I dan III yang menghadiri sidang tersebut hanya mengajukan bukti baru berupa surat kuasa. “Sidang kali hanya pengajuan bukti baru dari tergugat,” kata ketua majelis hakim Bambang Setiawan, Rabu (08/06).

Sementara itu, kuasa hukum Fauzi Fahri Anugrah dari kantor hukum Usep Supratman and Partners mengatakan, jika surat kuasa dari Bupati Bogor selaku pemegang saham kepada Kabag Perekonomian Kabupaten Bogor yang diperlihatkannya, tertanggal 01 April 2014 dan masih ditandatangani oleh Bupati Rachmat Yasin.

“Artinya, surat kuasa tersebut untuk konsolidasi 13 PDPK Kecamatan menjadi PDPK Bogor yang digelar pada bulan Mei 2014, bukan untuk rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) yang di gelar di Bandung pada tahun 2015,” kata Fahri.

Namun demikian, dari dokumen sebagai bukti baru yang diajukan dalam persidangan tersebut berbunyi “Dokumen membuktikan bahwa tergugat II mempunyai kewenangan untuk mewakili serta bertindak untuk dan atas nama Pemkab Bogor selaku pemegang saham PD.PK Bogor dan PD BPR untuk pengendalian secara umum sesuai ketentuan perundang-undangan dan pelaksanaan RUPS.”

Rencananya, sidang akan dilanjutkan Rabu (15/06) mendatang dengan materi kesimpulan-kesimpulan, sebelum sidang putusan. (di)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.